Advertorial

Targetkan Setiap Desa Terkoneksi Internet, Bupati Wardan Wujudkan Suasana Kota di Desa

"Kalau ini sudah dilakukan, setiap desa sudah terkoneksi internet, maka boleh dikatakan suasana kota sudah ada di desa di Inhil," tutur Bupati.

Targetkan Setiap Desa Terkoneksi Internet, Bupati Wardan Wujudkan Suasana Kota di Desa
Kominfo Inhil
Bupati Inhil HM Wardan 

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Keinginan Bupati Indragiri Hilir HM Wardan untuk menjadikan situasi “suasana Kota sudah ada di Desa” perlahan bisa dicapai. Itu telah menampakkan hasil melalui peningkatan infrastruktur.

Maka tidak heran, bila Bupati Inhil HM Wardan dijuluki sebagai “Bapak Pembangunan Desa” bagi sebagian kalangan.

“Saat ini, infrastruktur jalan yang mulus seperti yang terdapat di kota juga sudah dirasakan di sebagian besar kawasan perdesaan. Begitu pula dengan aliran listrik 24 jam, yang kini juga setahap demi setahap telah direalisasikan hingga tahun 2019 mendatang," ungkap Bupati Wardan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Syukuran Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran 2017 Kecamatan Keritang di Desa Pengalihan, Kamis (1/2/2018) siang.

Oleh karena itu, guna menunjang pembangunan demi tercapainya suasana desa yang layaknya kota ini, Pemerintah Kabupaten Inhil pada tahun anggaran 2018 bersama DPRD telah mengesahkan alokasi 23,6 miliar dana APBD untuk Kecamatan Keritang. Alhasil, Keritang menjadi kecamatan dengan alokasi APBD terbesar di Kabupaten Inhil.

Selanjutnya, menurut Bupati, infrastruktur dasar yang kini masuk dalam target Pemerintah Kabupaten Inhil ialah instalasi jaringan internet.

"Kalau ini sudah dilakukan, setiap desa sudah terkoneksi internet, maka boleh dikatakan suasana kota sudah ada di desa Kabupaten Inhil," tutur Bupati.

Program DMIJ terus lanjut

Suksesnya program prioritas Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) telah melahirkan sederet karya pembangunan di Bumi Sri Gemilang, yang dapat dinikmati oleh sebahagian besar masyarakat Inhil.

Melihat perkembangan menggembirakan yang telah nampak dari DMIJ, Bupati Inhil HM Wardan menyatakan komitmennya untuk terus melanjutkan satu di antara program unggulan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2014 itu.

"Sebagian besar dari kegiatan sudah dapat dinikmati. Program sudah berjalan baik. Tinggal lagi kita melakukan evaluasi sebagai upaya untuk melanjutkan jalannya program,” ungkap Bupati Wardan.

Program yang berjalan baik dan telah dinikmati masyarakat ini, menurut Bupati, berawal dari konsepsi program yang sistematis melalui perumusan indikator - indikator pencapaian. Lantas, indikator pencapaian itu, dikategorisasi ke dalam tipologi desa yang terdiri dari empat tipe.

“Ada tipe swadaya, swakarya, swasembada dan desa maju. Setiap tipe desa dapat dicapai dengan memenuhi masing - masing indikator. Masing - masing tipe harus terus diperjuangkan untuk menggapai tipe dengan kasta tertinggi yakni, desa maju untuk alokasi anggaran dana pembangunan yang lebih besar,” urai Bupati.

Dikatakan Bupati, untuk mencapai target tipologi maksimal, yakni desa maju, maka sebuah desa harus mampu memenuhi sedikitnya 88 indikator yang telah disusun dalam program DMIJ.

“Kurang satu saja, maka alokasi 1,2 miliar untuk desa dengan kategori maju itu tidak bisa diperoleh. Untuk itu, perlu evaluasi periodik atas setiap indikator, baik yang telah dicapai maupun yang belum guna mempertahankan status sebagai desa maju,” tukas Bupati. (adv)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help