Warga Kembali Tanam Pisang di Jalan Siak-Perawang Ini

Beberapa kali, roda truk itu terperosok ke dalam lubang sehingga membuat jalan menjadi macet.

Warga Kembali Tanam Pisang di Jalan Siak-Perawang Ini
Tribun Pekanbaru/ Mayonal Putra
Warga Maredan menanam pisang di tengah jalan lintas Siak-Perawang, saat truk melintasi jalan itu, Jumat (2/1/2018). 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Truk-truk MST di atas 8 ton terus melindasi jalan yang sudah berlumpur, 1 Km menjelang jembatan Meredan, Tualang, kabupaten Siak. Beberapa kali, roda truk itu terperosok ke dalam lubang sehingga membuat jalan menjadi macet.

Warga setempat kembali menanam pohon pisang di tengah jalan itu, Jumat (2/1/2018) sore. Tujuannya agar pemerintah mengetahui kondisi jalan lintas di kabupaten Siak. Sementara, jalan itu merupakan akses satu-satunya dari Siak, Buton dan Pangkalan Kerinci menuju kota Industri, Perawang.

Batang pisang itu tampak berdiri di tengah-tengah jalan. Sedangkan truk saling melintas di sisi kiri dan kanan batang pisang tersebut. Ini kali kedua warga setempat menanam pisang di jalan itu.

"Kondisi jalan rusak lebih kurang 1 Km. Ini sudah lama disuarakan. Sudah banyak truk yang terpesorok di sana. Pengendara sepeda motor juga sudah banyak yang jadi korban di sana," kata Jon, warga setempat.

Ia menerangkan, ruas jalan provinsi Riau itu dilalui kendaraan bertonase berat. Mulai dari truk sawit, truk CPO, truk kayu dan truk batu bara untuk pabrik PT IKPP. Sementara MST jalan hanya untuk kendaraan 8 ton. Sehingga aspal jalan pada kontur tanah yang lembut menjadi hancur.

"Tidak ada pengawasan dari pihak Dishub di sini. Semua truk lewat, akhirnya jalan hancur masyarakat teraniaya," kata dia.(*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help