TribunPekanbaru/

Studi Sebut Aktivitas 'Ranjang' Meningkat Saat Hari Raya Keagamaan, Ini Faktanya

Ini terbukti dengan melonjaknya angka kelahiran sembilan bulan usai hari raya keagamaan, baik Natal atau Idul Fitri.

Studi Sebut Aktivitas 'Ranjang' Meningkat Saat Hari Raya Keagamaan, Ini Faktanya
Salon.com
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Hari raya keagamaan nampaknya memicu hasrat seksual manusia di seluruh dunia.

Ini terbukti dengan melonjaknya angka kelahiran sembilan bulan usai hari raya keagamaan, baik Natal atau Idul Fitri.

Penelitian yang dipublikasikan jurnal Scientific Reports untuk pertama kalinya meneliti fenomena di negara-negara Kristen, yang menyebabkan lonjakan kelahiran pada September atau sembilan bulan setelah Natal.

Pohon natal
Pohon natal (Istimewa)

Baca: Meski Hilang 10 Tahun, Anjing Ini Kembali ke Majikannya dan Hafal Semua Instruksi

Baca: Menyedihkan, 2 Wanita Coba Bunuh Diri karena Depresi dan Putus Cinta

Riset tersebut juga menemukan pola yang sama saat terjadinya Idul Fitri di negara-negara dengan penduduk mayoritas Muslim.

Sebelumnya, para ilmuwan telah mengemukakan hipotesis bahwa penyebab lonjakan kelahiran ini karena faktor genetis yang menentukan sifat seseorang.

Sebaliknya, riset justru menemukan fenomena tersebut tampaknya didorong secara budaya dan terjadi di seluruh dunia.

Ini terlihat dari adanya lonjakan kelahiran pada September masih terlihat di negara-negara Kristen di belahan Bumi selatan, meskipun Natal jatuh di musim panas.

Baca: Astaga! Demi Pacar Ibu Serahkan Putrinya yang Masih Belia untuk Ditiduri

Halaman
123
Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help