Kampar

SMA Unggul Terpadu Terancam Tutup, Ini Penjelasan Disdikpora Kampar

Gedung bekas Kantor Bupati Kampar yang sekarang digunakan sekolah itu, tidak dapat diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Riau.

SMA Unggul Terpadu Terancam Tutup, Ini Penjelasan Disdikpora Kampar
TribunPekanbaru/Nolpitos Hendri
Ilustrasi - Siswa SMA 
TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar, M. Yasir tidak menampik adanya kabar tentang bakal ditutupnya SMA Unggul Terpadu Serambi Mekkah Kampar. Namun ia menyatakan, informasi itu belum pasti.
 
Yasir sendiri mengaku tidak dapat berbuat apa-apa jika sekolah itu ditutup. Sebab kini kewenangannya sudah di tangan Pemerintah Provinsi Riau. "Kalau ditutup, nggak apa-apa juga. Soalnya tergantung Provinsi," katanya, Senin (5/2/2018).
 
Yasir membenarkan jika penutupan benar-benar terjadi, karena aset. Gedung bekas Kantor Bupati Kampar yang sekarang digunakan sekolah itu, tidak dapat diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Riau. Pemkab Kampar sebagai pemilik aset berencana menjadikan gedung itu menjadi Kantor Dinas Kesehatan yang baru.
 
Menurut Yasir, Pemkab Kampar bersama Pemprov Riau masih berupaya mencari solusi untuk menyelamatkan SMA Unggul Terpadu. Gambaran solusi telah didapat, namun pelaksanaannya belum dapat direalisasikan.
 
Yasir menjelaskan, Disdik Riau meminta Kampar menyediakan lahan sekolah. Pemprov siap membangun sekolah di atas lahan yang disediakan Pemkab Kampar. Terkait ini, ia telah berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.
 
Lahan sudah dicari. Namun hingga kini, lokasi yang cocok belum ditemukan. "Ada lahan, tapi nilainya (harga) tidak sesuai," ujar Yasir. (*)
Tags
Kampar
Penulis: nando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help