Warga Kecamatan Kuala Cenaku Tagih Janji Gubernur Riau Soal Pembuatan Jalur Alternatif

Kecamatan Kuala Cenaku sudah menyelesaikan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan

Warga Kecamatan Kuala Cenaku Tagih Janji Gubernur Riau Soal Pembuatan Jalur Alternatif
Tribun Pekanbaru/ Bynton Simanungkalit
Kepala Bappeda Kabupaten Inhu, Junaidi Rachmat menyampaikan sambutan dan arahan pada pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Kuala Cenaku, Inhu, Senin (5/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kecamatan Kuala Cenaku sudah menyelesaikan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Senin (5/2/2018). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor camat dan dihadiri sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Inhu, Kapolsek, Danramil, perangkat desa, dan tokoh masyarakat yang ada di Kecamatan Kuala Cenaku.

Pada pelaksanan Musrenbang tahun 2018 ini, masyarakat Kecamatan Kuala Cenaku meminta agar Gubernur Riau (Gubri) menepati janjinya, diantaranya soal pembangunan jalan alternatif lintas menuju Tembilahan, dan juga alokasi dana desa yang bersumber dari Propinsi sebesar Rp 100 juta.

Aspirasi masyarakat Kuala Cenaku soal pembuatan jalur alternatif itu sudah berulang kali disampaikan pada kegiatan Musrenbang. Menurut Camat Kuala Cenaku, Triyatno hal itu sudah disampaikan sebelum dirinya menjabat sebagai Camat di Kuala Cenaku.

"Aspirasi ini sudah tiga tahun bertut-turut disampaikan, dan kabarnya sudah masuk dalam rencana pembangunan Propinsi," kata Triyatno. Namun rencana itu selalu saja gagal oleh karena dicoret ketika terjadi rasionalisasi anggaran di Propinsi. Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Inhu, Junaidi Rachmat.

Pembangunan jalan alternatif tersebut rencananya akan melintasi sejumlah daerah dimulai dari Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, melewati Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kelurahan Sekip Hulu, Kecamatan Rengat, sampai ke Dusun Suka Mulya, Desa Kuala Mulia, Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Inhu. Selain itu juga ada jalur alternatif dari wilayah Teluk Erong, Kecamatan Rengat, melintasi Desa Tambak, Pulau Gelang, Sukajadi, Tanjung Sari dan tembus ke Sungai Rabit, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Sementara itu, usulan ini kata Triyatno tidak hanya disampaikan pada saat Musrenbang di tingkat Kecamatan saja. Menurutnya selama pelaksanan Musrenbang desa, pembuatan jalut alternatif itu sudah sering disampaikan.

Hal ini dikarenakan, jalur alternatif itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Inhu terkhususnya Kecamatan Kuala Cenaku dan Kecamatan Rengat. Pasalnya, dengan kondisi jalan lintas Rengat menuju Tembilahan yang rusak parah saat ini jalan keluar satu-satunya adalah pembuatan jalur alternatif. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help