Advertorial

Gelontorkan Rp 447 Miliar untuk PMKS, Pemprov Riau Serius Dalam Pengentasan Kemiskinan

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyerahkan 25.409 paket program pra sejahtera kepada masyarakat Kecamatan Kubu dan Kubu Darussalam

Gelontorkan Rp 447 Miliar untuk PMKS, Pemprov Riau Serius Dalam Pengentasan Kemiskinan
Foto/Istimewa
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyerahkan 25.409 paket program pra sejahtera kepada masyarakat Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Darussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (25/1/2018). Dalam bantuan ini tiap warga akan menerima 10 kilogram beras tiap bulannya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Sosial merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) pelaksana urusan wajib pemerintah daerah, yang memiliki peran penting dalam rangka membantu Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan fungsi-fungsi pembinaan sosial.

Visi pembangunan kesejahteraan sosial yang dicanangkan oleh Dinas Sosial Provinsi Riau adalah “Terwujudnya kesejahteraan sosial masyarakat, melembaganya semangat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial, serta pemantapan aparatur”.

Dalam rangka melaksanakan urusan wajib tersebut dan implementasi MDGs pada poin pengentasan kemiskinan di Provinsi Riau, Dinas Sosial Provinsi Riau di bawah kepemimpinan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman telah melaksakanan pemberian bantuan sosial kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama tahun 2017 sebesar Rp477.031.515.600.

Menekan angka kemiskinan harus ditangani dengan serius. Oleh karenanya solusi yang dikeluarkan pemerintah dalam hal tersebut antara lain dengan adanya Program Keluarga Harapan (PKH).

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Program Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap pelayanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial dalam mendukung tercapainya kualitas hidup Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran KPM dalam jangka pendek serta memutus rantai kemiskinan dalam jangka panjang. Penyaluran bantuan diberikan kepada peserta PKH berdasarkan komponen kepesertaan PKH.

Penyaluran bantuan bagi peserta yang telah ditetapkan pada tahun anggaran sebelumnya dilaksanakan empat tahap dalam satu tahun. Sedangkan untuk kepesertaan yang ditetapkan pada tahun berjalan, penyalurannya dilaksanakan dalam satu tahap.

Selain itu ada pula Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra) yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan KPM dan mengurangi pengeluarannya dalam kebutuhan pangan. Mekanisme pelaksanaannya tidak banyak perubahan dengan Subsidi Beras Sejahtera (Rastra) yang dilaksanakan sampai dengan tahun 2017.

Tahun 2018 merupakan awal peralihan yang sebelumnya berupa pola Subsidi menjadi Pola Bantuan Sosial. Dengan demikian terdapat perubahan mendasar dalam pelaksanaanya, pada Bantuan Sosial Rastra tidak terdapat harga/biaya yang harus dibayar oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran Bansos Rastra secara rutin setiap tanggal 25 setiap bulannya, kecuali pada wilayah tertentu yang membutuhkan perlakuan khusus karena faktor geografis, transportasi dan keterbatasan sarana lainnya.

Halaman
123
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved