TribunPekanbaru/

KPPBC Selatpanjang Minta Distributor Minuman Beralkohol untuk Lengkapi Syarat

Kepala KPPBC Selatpanjang, Hengki akan memeriksa kelengkapan berkas ribuan kaleng minuman beralkohol yang ditemukan.

KPPBC Selatpanjang Minta Distributor Minuman Beralkohol untuk Lengkapi Syarat
Getty Images
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kepala KPPBC Selatpanjang, Hengki akan memeriksa kelengkapan berkas ribuan kaleng minuman beralkohol yang ditemukan oleh Intel Kejari Kepulauan Meranti dan Intel Kodim 0303 Bengkalis di gudang Jalan Ibrahim, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Selasa (6/2/2018).

"Kita sudah terima berkas-berkas dari pihak distributor, nanti saya cek dulu apa yang kurang," ujar Hengki.

Jika ada yang belum lengkap, ia akan meminta pihak distributor tersebut untuk melengkapi persyaratan yang ditetapkan KPPBC.

Ia juga mengatakan, hinggga saat ini belum ada distributor Minol di Meranti yang belum mengantongi izin berupa nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC).

Hengki menjelaskan, NPPBKC adalah izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, importir, penyalur atau distributor Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).          

Untuk mendapatkan izin tersebut, pengusaha harus memiliki tempat usaha yang jaraknya lebih dari 100 meter dari sekolah dan tempat ibadah.

"Masih banyak lagi syaratnya. Hal itu sesuai dengan Pasal 14 Ayat 1 Undang-undang nomor 39 tahun 2007 Tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 1995 Tentang Cukai," ujar Hengki.

Bea Cukai juga kata Hengki juga mempunyai kewenangan penuh dalam melakukan pemeriksaan Barang Kena Cukai.

"Kami bisa melakukan operasi pasar untuk mengendalikan barang-barang kena cukai yang masuk ke Meranti, seperti rokok ilegal dan miras ilegal di sejumlah tempat usaha," ujarnya. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help