Dumai

Waspada, Ada 7 Titik Pungli di Jalan Raya Dumai-Lubuk Gaung

Aktifitas pungutan liar atau pungli masih terjadi di sepanjang Jalan Raya Dumai-Lubuk Gaung.

Waspada, Ada 7 Titik Pungli di Jalan Raya Dumai-Lubuk Gaung
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
Seorang oknum pemuda mendekati dan mengutip uang dari sopir truk yang melintas di Jalan Raya Purnama- Lubuk Gaung, Selasa (6/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,SUNGAISEMBILAN - Aktifitas pungutan liar atau pungli masih terjadi di sepanjang Jalan Raya Dumai-Lubuk Gaung.

Sejumlah oknum pemuda tampak mengutip uang dari sopir truk yang melintas di kawasan itu. Mereka mengutip uang dengan besaran Rp 2000 dari setiap sopir yang melintas.

Pantauan Tribun, aktifitas pungli mulai terlihat di Kawasan Purnama tepatnya Jalan Raja Ali Haji.

Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Cut Nyak Dien. Ada banyak titik para oknum pemuda mengutip uang tersebut.

Total ada tujuh titik mulai dari Kawasan Jalan Raya Purnama hingga depan Kampus Perikanan Universitas Riau di Dumai.

Sejumlah pemuda tampak bergantian mengutip uang dari para sopir truk. Mereka mendekati truk dan mengutip uang tersebut.

Ada juga modus menjual minuman kemasan kepada para sopir truk. Aktifitas oknum pemuda ini juga menganggu pengendara lainnya.

Truk bakal berhenti mendadak saat memberikan uang kepada para oknum pemuda itu.

Kebanyakan truk yang melintas mengangkut Crude Palm Oil (CPO). Truk ini mengangkut CPO ke sejumlah perusahaan pengolah CPO di Kecamatan Sungai Sembilan. (*) 

Baca: Kepala Bayi Ditemukan di Teras Rumah, Ada Dugaan Terkait Mistis Saat Gerhana Bulan Total

Baca: Daftar 16 Parpol yang Lolos Verifikasi Faktual Tingkat Kabupaten Inhil

Baca: VIRAL, Kunci Mobil Ambulans Tak Ada, Keluarga Gotong Jenazah Jalan Kaki hingga 7 Kilometer

Baca: Ngeri, 6 Kejadian Sadis Lifestyle Zaman Dahulu: Rela Potong Perut Agar Korset Mengetat

Baca: Tak Dipinjami Uang, Pria Ini Ambil Batang Ubi Kayu Habisi Nyawa Tantenya Lalu Buang di Pinggir Jalan

Penulis: Fernando
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help