IDI Siak Tuan Rumah Riau Medical Camp dan Baksos

Riau Medical Camp dan Bakti Sosial tersebut merupakan program untuk daerah yang minim fasilitas kesehatan

IDI Siak Tuan Rumah Riau Medical Camp dan Baksos
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Siak mengesa persiapan kegiatan Riau Medical Camp dan Bakti Sosial (Baksos) se Riau. Kegiatan tersebut bakal digelar pada 10-11 Februari 2018.

"Ini program IDI Riau, di mana kita sebagai tuan rumahnya. Saat ini sedang kita persiapkan. Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik," kata Ketua IDI Cabang Siak, Benny Chairuddin, Rabu (7/2/2018).

Ia menjelaskan, Riau Medical Camp dan Bakti Sosial tersebut merupakan program untuk daerah yang minim fasilitas kesehatan. Rencana kegiatan Riau Medical Camp digelar di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara, kecamatan Mempura. Sedangkan Bakti Sosial diadakan di desa Penyengat, kecamatan Sei Apit.

Kegiatan itu bakal diikuti oleh Pengurus Besar IDI, dokter seluruh kabupaten dan kota se-Propinsi Riau sekitar 500 orang. Pihak rumahsakit yang ada di Riau juga banyak yang ikut berpartispasi.

Bahkan anggota IDI sendiri antusias untuk ikut berpartisipasi selama kegiatan tersebut. Riau Medical Camp
berupa berkumpulnya para dokter untuk berkemah bersama yang diisi dengan malam api unggun, makan bersama dan menari Zapin bersama serta diisi acara keagamaan dan olahraga.

"Pengabdian masyarakat berupa bakti sosial di desa penyengat kecamatan Sungai Apit, berupa pengobatan oleh lebih kurang 500 dokter, baik dokter umum bahkan dokter spesialis serta pemeriksaan penunjang laboratorium, USG dan EKG," kata dia.

Bahkan dari kelompok dokter spesialis THT akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih telinga untuk anak sekolah. Acara juga diisi dengan penyuluhan dari dokter spesialis anak, penyakit Dalam, Kulit, Bedah, Kandungan dan lain-lain.

"IDI akan memberikan sumbangan buku, baju layak pakai, susu bubur bayi, pasta gigi dan lain-lain. Puncaknya peresmian MCK dan sarana air bersih yang didapatkan dari donasi para dokter se-Riau," kata dia.

Rencananya para mahasiswa Fakultas Kedokteran juga ikut untuk melakukan penelitian. Sebab, pada desa Penyengat ini terdapat suku asli yaitu Suku Akit yang masih minim mendapatkan layanan kesehatan dan sarana air bersih.

"Acara ini juga didukung oleh pemerintah daerah kabupaten Siak yang memberikan apresiasi dokter-dokter mau turun ke pelosok untuk menunjukan kepedulian terhadap masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan," kata dia.

Menariknya, kegiatan itu nanti ditutup dengan makan bersama di Ekowisata Magrove Rawa Mekar Jaya, Sungai Apit.

"Acara Riau Medical Camp dan dilanjutkan Bakti Sosial ini merupakan kegiatan yang pertama dicetuskan dan dilaksanakan di Indonesia. Mudah-mudahan acara ini bermanfaat dan menjadi contoh untuk kegiatan di wilayah Indonesia lainnya," pungkas Benny.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help