Advertorial

Panen Raya, Wabup Kepulauan Meranti Minta Petani Tingkatkan Produksi Padi

Untuk mendorong petani dalam meningkatkan produksi, tahun 2018 ini Pemkab Meranti akan membangun 14 kilometer irigasi

Panen Raya, Wabup Kepulauan Meranti Minta Petani Tingkatkan Produksi Padi
Tribun Pekanbaru/Guruh Budi Wibowo
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim bersama Danrem 031, Brigjen TNI Edy Nasution dan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan panen raya di Desa Topang, Kecamatan Rangsang. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim meminta para petani padi di wilayahnya untuk meningkatkan produksi padi pada tahun 2018.

Said Hasyim menargetkan produksi padi tahun 2018 ini sebanyak 13 ribu ton.

Harga gabah dan beras lokal saat ini, kata Said Hasyim sudah cukup memihak para petani.

Harga beras lokal kata Said Hasyim, mencapai Rp8 ribu per kilogram. Sedangkan harga gabah kering Rp5 ribu per kilogramnya.

"Ini sudah cukup bagi petani untuk meningkatkan perekonomian," ujar Said Hasyim saat memanen padi secara simbolis pada acara panen raya bersama Danrem 031 Wira Bima, Brigjen Edy Nasution di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Rabu (7/2/2018).

Untuk mendorong petani dalam meningkatkan produksi, tahun 2018 ini Pemkab Meranti akan membangun 14 kilometer irigasi untuk dua desa.

Selain irigasi, para petani akan membangun sejumlah fasilitas mendukung pertanian di Meranti.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan  Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, tahun ini juga membangun jalan usaha tani (JUT) di dua desa.

"JUT dibangun di Desa Topang dan Teluk Samak, masing-masing desa mendapatkan 1,5 kilometer jalan usaha tani," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Meranti juga telah membangun 1 unit lumbung padi di Desa Topang.

"Tahun ini kami juga akan membantu para petani di Desa Sungai Tohor Barat dan Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur berupa satu unit pintu air," ujar Said Hasyim.

Untuk meningkatkan produksi padi di Meranti, tahun 2018 ini Pemkab Meranti juga akan melakukan uji coba penanaman varietas Inpari 34 dan Situpatenggang, padi tahan air asin di Desa Topang.

"Jika uji coba ini berhasil, benih varietas padi tahan air asin tersebut akan dibagikan ke seluruh petani di Meranti. Sehingga petani di Meranti tidak perlu khawatir lagi dengan intrusi air laut," ujar Said Hasyim. (adv)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved