Siak

Gapoktan Manunggal Sialang Sakti Terima 2 Unit Whell Tractor

Para petani kian giat mengolah lahan untuk menjadikan kampung itu sebagai sentra tanaman melon di kabupaten Siak.

Gapoktan Manunggal Sialang Sakti Terima 2 Unit Whell Tractor
TribunPekanbaru/Mayonal Putra
Asiisten II Pemkab Siak berfoto bersama dengan Camat Dayun, Desi dan pengurus Gapoktan Manunggal, kampung Sialang Sakti, Jumat (9/2/2018) setelah menyerahkan kunci 2 unit whell tractor. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Produk unggulan dari kampung Sialang Sakti, kecamatan Dayun, saat ini adalah tanaman melon. Para petani kian giat mengolah lahan untuk menjadikan kampung itu sebagai sentra tanaman melon di kabupaten Siak.

Namun, kendala yang dihadapi masyarakat petani selama ini adalah peralatan dan permodalan. Sehingga dari sejumlah kelompok tani, yang menamakan diri Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Manunggal Sialang Sakti sebelumnya meyampaikan kendala tersebut ke Pemkab Siak.

"Alhamdulillah, respon masyarakat dari Gapoktan di Sialang Sakti langsung direspon Pak Bupati. Sehingga direncanakan peralatan untuk mereka. Alhamdulillah peralatan itu sudah pula diterima petani," kata Camat Dayun, Desy Fefianti, Jumat (9/2) di sela-sela penyerahan 2 unit whell tractor untuk Gapoktan Manunggal, di sana.

Ia mengatakan, petani di Sialang Sakti termasuk berani membicarakan keinginannya kepada bupati Syamsuar. Pada kesempatan panen melon, dua bulan lalu, petani meminta bantuan peralatan. Supaya masih banyak lagi lahan kosong yang dapat digarap untuk tanaman hortokultura.

"Masyarakat tidak lagi terlalu fokus pada sawit semata. Sekarang ini, asal ada lahan kosong dijadikan untuk menanam tanaman hortikultura," kata dia.

Sedangkan 2 unit whell tractor itu diserahkan Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Pemkab Siak, Hendrisan kepada Perwakilan Kelompok Gapoktan Manunggal Kampung Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, itu. Kegiatan penyerahan whell tractor itu dihadiri oleh camat, pemerintahan kampung, serta para petani.

Hendrisan meminta agar petani terus giat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam. Sehingga terjadi perputaran ekonomi mikro di tengah masyarakat. Sebab, kebisaan masyarakat selama ini hanya mengandalkan bulanan dari panen sawit.

"Peralatan ini kami minta dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kami akan terus berupaya menjemput program pusat tentang pedesaan dan ketahanan pangan, agar dapat disalurkan ke masyarakat kabupaten Siak," kata dia.

Hendrisan mengaku senang mendapat sambutan hangat dari petani melon tersebut. Dia menargetkan, masing-masing keluarga di Sialang Sakti menpunyai pasokan pangan secara mandiri. Sehingga dapat menekan angka inflasi daerah.

"Jika selama ini masyarakat membeli cabai, bawang dan lain-lain, sekarang masyarakat sudah menanam sendiri. Paling tidak untuk kebutuhan rumah tangga masing-masing, sehingga bebas dari inflasi," kata dia. (myo).

Tags
Melon
Penulis: Mayonal Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved