Parah, Siswa Kelas Lima SD di Inhu Sudah Konsumsi Narkoba dan Jadi Korban Sex Bebas

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) harus segera mengambil tindakan tegas terhadap persoalan anak

Parah, Siswa Kelas Lima SD di Inhu Sudah Konsumsi Narkoba dan Jadi Korban Sex Bebas
Istimewa/Warta Kota
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) harus segera mengambil tindakan tegas terhadap persoalan anak yang terjadi di Kabupaten Inhu. Pasalnya fakta yang ditemukan di lapangan, banyaknya kasus anak yang terjadi.

Tidak hanya kekerasan seksual, namun juga sex bebas, dan juga narkoba. Seperti data yang diperoleh dari Pengadilan Agama (PA) Rengat, setiap tahunnya mulai tahun 2016 hingga tahun 2017 lebih dari 50 perkara dispensasi kawin yang masuk ke PA Rengat. Selain itu, belum habis dua bulan di tahun 2018 ini tim Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PP2TP2A) Inhu sudah menangani 10 perkara.

Salah satu perkara yang ditangani oleh P2TP2A saat ini adalah seorang anak kelas lima SD yang terlibat pergaulan bebas. "Ada seorang anak kelas lima SD yang sekarang menjadi korban pergaulan bebas, bahkan anak yang menjadi korban juga sudah mengkonsumsi narkoba jenis sabu," kata Psikolog anak, Viki yang juga anggota tim P2TP2A Inhu, Jumat (9/2/2018).

Identitas orangtua dan anak itu sengaja disembunyikan. Menurut Viki, selama ini si anak yang menjadi korban juga kurang mendapat pengawasan dari orangtua.

"Kedua orangtuanya sama-sama sibuk bekerja, sehingga anak kurang mendapat pengawasan," katanya. Dalam perkara ini, anak perempuan tersebut nantinya akan tetap menjalani persidangan sebelum kemudian direncanakan akan dimasukan ke pesantren. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved