TribunPekanbaru/

Penyidik Lengkapi Berkas Tipikor Pungli Satpol PP Kampar

Proses pelengkapan berkas penyidikan ini dilakukan pasca kejaksaan mengembalikan berkas atau P19 kepada penyidik Krimsus polda Riau.

Penyidik Lengkapi Berkas Tipikor Pungli Satpol PP Kampar
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sihombing
Kasatpol PP Kampar MJ diperiksa di Ruang Unit I Satreskrim Polres Kampar setelah terjaring OTT - Kamis-7-12-2017. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau masih melengkapi berkas penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, pungutan liar pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar.

Proses pelengkapan berkas penyidikan ini dilakukan pasca kejaksaan mengembalikan berkas atau P19 kepada penyidik Krimsus polda Riau. Jaksa meminta penyidik untuk melengkapi berkas sesuai petunjuknya.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (9/2/2018) mengatakan, petunjuk-petunjuk yang harus dilengkapi adalah petunjuk-petunjuk formil dan materil yang dimintakan Jaksa.

''Penyidik masih proses melengkapi kekurangan berkas yang dinyatakan jaksa,'' sebutnya.

Lebih lanjut Guntur menyatakan penyidik berencana akan mengembalikan berkas perkara dalam minggu ini kepada jaksa untuk kembali diteliti pasca melengkapi berkas P19 pada minggu ini.

''Untuk pengembalian berkas, kita upayakan dapat dilengkapi dalam minggu ini,'' tegasnya.

Sejauh ini, penyidik masih menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka dalam perkara ini, adalah Muhammad Jamil, Kasat Pol PP Kabupaten Kampar, Ardinal, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Indra Gusnaidi selaku Bendahara Pengeluaran.

Ketiga tersangka diamankan tim Krimsus Polda Riau dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan jajaran DitresKrimsus Polda Riau Kamis (7/12/2017) lalu. Kepolisian mendapati ketiganya tengah melakukan pemotongan honor pengamanan Porprov Riau.

Polisi mendapat informasi adanya dugaan pemotongan uang atau honorarium pengamanan kegiatan Porprov Riau pada saat pendistribusianya di Kantor Satpol PP Kampar Jalan Panglima Khatib Kecamatan Bangkinang Kota. Petugas kepolisian dari DitresKrimsus menemukan salah seorang anggota Satpol PP Kampar hanya membawa uang pengamanan sebesar Rp 850 ribu dari yang seharusnya sebesar Rp 2,7 juta.

Selanjutnya, yang bersangkutan beserta petugas menuju ruangan Bendahara Pengeluaran, dimana saat itu sedang berlangsung pendistribusian uang pengamanan tersebut oleh ketiga pelaku. Melihat hal itu, Tim langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti uang hasil pemotongan yang disimpan di dalam brankas sebesar Rp 460 juta.

Selain itu, Polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa DPA SKPD Satpol PP Kampar Tahun Anggaran (TA) 2017, tanda terima atau amprah honorarium pengamanan Porprov Riau TA 2017, Sprintgas pengamanan Porprov Riau, dan Daftar kehadiran Anggota Satpol PP Kampar.

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help