TribunPekanbaru/

Jokowi: Jalan Tol Padang-Pekanbaru Dapat Tingkatkan Perekonomian Sumbar-Riau

Tanpa adanya jalan tol, jangan harap perekonomian bisa bersaing dengan negara lain, karena akan terus terjadi kemahalan ongkos distribusi

Jokowi: Jalan Tol Padang-Pekanbaru Dapat Tingkatkan Perekonomian Sumbar-Riau
.
Presiden Jokowi hadiri puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Padang 

Laporan Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jalan Tol yang diimpikan masyarakat Sumbar dan Riau akhirnya terwujud seiring dilakukannya "Ground Breaking" pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru tahap I oleh Presiden Jokowi di Bypass Kasang, Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Jumat (8/2/2018) sore.

Peresmian peletakkan batu pertama jalan tol tersebut juga dihadiri, Ibu Negata Iriana Jokowi dan sejumlah elit negara, termasuk Menteri Pkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Gubernur dan Wakil Gubetnur Sumbar. Kemudian, juga hadir Gubernur Riau.

Usai meresmikan jalan tol tersebut, Jokowi kepada wartawan mengatakan bahwa Jalan Tol Padang-Pekanbaru, bertujuan untuk mengefisienkan waktu pemindahan orang maupun barang dari Padang, menuju Pekanbaru maupun sebaliknya.

Tapi yang lebih penting, kata Jokowi, adalah Pelabuhan Teluk Bayur di Sumbar dan Pelabuhan Dumai di Riau, karena jalan tol Padang-Pekanbaru yang ditargetkan selesai 2023 mendatang, dapat mempermudah pendistribusian barang dari dua pelabuhan tersebut ke daerah Sumatera bagian tengah.

"Pendistribusian akan menjadi lebih dekat. Semua kebutuhan barang juga bisa dijamin cepat," kata Jokowi usai Ground Breaking pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Jumat sore.

Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, lanjutnya, merupakan pekerjaan berat, karena juga ada pembangunan terowongan sepanjang 7 kilometer dan biaya pembangunan terowongan itu juga mahal.

Kendati demikian, jika nantiya Jalan Tol Padang-Pekanbaru selesai dibangun, maka akan terjadi peningkatan ekonomi di kawasan Sumatera bagian tengah, khususnya Sumbar dan Riau.

"Tanpa adanya jalan tol, jangan harap perekonomian kita bisa bersaing dengan negara lain, karena akan terus terjadi kemahalan ongkos pendistribusian barang, dan tentunya berdampak kepada tingginya harga barang di pasaran," ujarnya.(*)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help