Pekanbaru

Bantuan Alkes RSD Madani Masih Terganjal Dokumen Kepemilikan Lahan, Ternyata Statusnya Seperti Ini

Persoalan dokumen kepemilikan lahan yang ada di RSD Madani, seluas seluas 3,5 hektar surat tanahnya masih terpisah-pisah.

Bantuan Alkes RSD Madani Masih Terganjal Dokumen Kepemilikan Lahan, Ternyata Statusnya Seperti Ini
TribunPekanbaru/Syaiful Misgiono
RSUD Pekanbaru di Jalan Garuda Sakti 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berkas permohonan untuk meminta bantual Alkes sudah lengkap. Hanya saja pihak Dinas Kesehatan Pekanbaru masih menemui sejumlah kendala dalam menyusun proposal bantuan Alkes.

Diantaranya adalah persoalan dokumen kepemilikan lahan yang ada di RSD Madani. Sebab lahan seluas seluas 3,5 hektar yang diatasnya dibangun RSD Madani tersebut surat tanahnya masih terpisah-pisah. Sementara syarat untuk pengajuan bantuan tersebut status kepemilikan lahan harus satu sertifikat.

"Status tanah itu belum digabungkan dalam satu sertifikat. Memang asetnya punya Pemkoa, tapi suratnya masih terpisah-pisah. Makanya kita akan coba konsultasikan ini ke kementrian seperti apa nanti solusinya. Apakah bisa dengan status tanah dengan sertifikat yang terpisah-pisah, atau harus digabungkan dalam satu sertifikat, ini yang belum tau," kata Plt Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi, Senin (12/2).

Seperti diketahui, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru saat ini tengah menyusun berkas untuk meminta bantuan Alat Kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru. Dinas Kesehatan akan meminta bantuan Alkes ke Pemprov Riau melalui Bankeu dan dari APBN Pusat melalui Kementrian Kesehatan. Anggaran yang dibutuhkan untuk membeli Alkes di Rumah Sakit tersebut sekitar Rp 100 Milliar.

"Mudah-mudahan, paling lambat bulan Juni sudah bisa kita daftarkan usulan permintaan bantuanya ke provinsi dan pusat," kata kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, Senin (12/2).

Zaini mengungkapkan, usulan bantuan baru bisa dilakukan setelah enam bulan dioperasikan. Sehingga pihaknya terus melengkapi berkas-berkas untuk pengajuan bantuan Alkes.

"Mudah-mudahan disetujui. Karena dulu kan pernah dijanjikan juga oleh Buk Menteri Kesehatan untuk bantuan Alkesnya," ujarnya.

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara resmi melakukan soft opening Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru, di Jalan Garuda Sakti KM 2, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Tampan, Jumat (26/1/2018) lalu.

Firdaus menyampaikan bahwa peresmian RSUD Madani adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pekanbaru yang cinta akan kesehatan. Membuka peluang baru bagi bisnis kesehatan, RSD Madani diharapkan dapat menjawab upaya dari Pemerintah Kota, dalam membangun masyarakat yang sehat, cerdas serta dapat mewujudkan lingkungan yang sehat.

"RSUD Madani yang kita resmikan ini bukan pertanda masyarakat Pekanbaru banyak yang sakit, dan perlu dibangun RS yang baru. Tapi, ini adalah bentuk dari cerminan masyarakat kita yang mencintai kesehatannya, dan itu menjadi indikator masyarakat Madani yang peduli dengan kesehatan, mambangun lingkungan sehat untuk membangun masyarakat yang sehat," ujar Walikota.

Tags
ALKES
Lahan
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help