Pekanbaru

Diskes Ajukan Bantuan Alkes ke Pusat dan Provinsi

Pihaknya menargetkan usulan permintaan bantuan tersebut akan dilakukan paling lama bulan April.

Diskes Ajukan Bantuan Alkes ke Pusat dan Provinsi
TribunPekanbaru/Syaiful Misgiono
RSUD Pekanbaru di Jalan Garuda Sakti 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru segera mengusulkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) untuk Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani di Jalan Garuda Sakti Pekanbaru. Saat ini Dinas Kesehatan sedang menyiapkan dokumen dan berkas-berkas untuk permohonan bantuan Alkes.

"Di APBD kan tidak ada kita anggarkan, jadi kita masih berharap bantuan dari pusat dan Bankeu provinsi saja," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, Senin (12/2).

Pihaknya menargetkan usulan permintaan bantuan tersebut akan dilakukan paling lama bulan April. Sebab pihak kementrian kesehatan memberikan batas waktu pada bulan April untuk mendaftarkan permohonan bantuan Alkes tersebut.

"Untuk mendapatkan bantuan itu harus diregistrasikan di kemenkes. Itulah sebabnya kenapa Rumah Sakit itu kita operasikan dulu. Supaya bisa diregistrasi di Kemenkes. Mudah-mudahan, paling lambat bulan Juni sudah bisa kita daftarkan," katanya.

Zaini mengungkapkan, usulan bantuan baru bisa dilakukan setelah enam bulan dioperasikan. Sehingga pihaknya terus melengkapi berkas-berkas untuk pengajuan bantuan Alkes.

"Mudah-mudahan disetujui. Karena dulu kan pernah dijanjikan juga oleh Buk Menteri Kesehatan untuk bantuan Alkesnya," ujarnya.

Seperti diketahui, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara resmi melakukan soft opening Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Kota Pekanbaru, di Jalan Garuda Sakti KM 2, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Tampan, Jumat (26/1/2018) lalu.

Firdaus menyampaikan bahwa peresmian RSUD Madani adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kota Pekanbaru yang cinta akan kesehatan. Membuka peluang baru bagi bisnis kesehatan, RSD Madani diharapkan dapat menjawab upaya dari Pemerintah Kota, dalam membangun masyarakat yang sehat, cerdas serta dapat mewujudkan lingkungan yang sehat.

"RSUD Madani yang kita resmikan ini bukan pertanda masyarakat Pekanbaru banyak yang sakit, dan perlu dibangun RS yang baru. Tapi, ini adalah bentuk dari cerminan masyarakat kita yang mencintai kesehatannya, dan itu menjadi indikator masyarakat Madani yang peduli dengan kesehatan, mambangun lingkungan sehat untuk membangun masyarakat yang sehat," ujar Walikota.

Disampaikan lagi, setelah RSD Madani ini diresmikan, masyarakat Kota Pekanbaru dapat merasakan pelayanan dan fasilitas yang ada di RSD ini secara gratis. Terdiri dari 91 tenaga medis, antara lain dokter spesialis 21 orang, dokter umum 9 orang, dokter gigi 3 orang, perawat 27 orang, perawat gigi 3 orang, bidan 11 orang, gizi 3 orang, analisis 2 orang, Apoteker 1 orang, asisten apoteker 1 orang, fisioterapi 1 orang, rekam medik 1 orang, manajemen 8 orang.

"Silakan masyarakat Pekanbaru gunakan fasilitas RSD Madani ini secara gratis hingga batas waktu yang belum ditentukan," pungkasnya.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help