Pilkada

Pencabutan Nomor Urut Segera Digelar, Pol PP Turunkan Baliho Paslon Sebelum Kampanye

Satu hari jelang kampanye, seluruh baliho, umbul-umbul dan segala macam yang sebelumnya dipasang tim sukses paslon akan diturunkan

Pencabutan Nomor Urut Segera Digelar, Pol PP Turunkan Baliho Paslon Sebelum Kampanye
Tribunpadang.com/Riki Suardi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menetapkan pasangan Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi Ansyrullah-Hendri Septa sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang. 

Laporan Rikis Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang telah menetapkan Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi Ansyarullah-Hendri Septa, sebagai Paslon Walikota dan Wakil Walikota Padang pada Pilkada serentak Kota Padang 2018.

Ketua KPU Kota Padang, Muhammad Sawati mengatakan, kedua pasangan yang sudah ditetapkan sebagai pasangan calon itu akan mengikuti proses pencabutan nomor urut yang digelar Selasa besok di Ballrom Pangeran Bicth.

"Besok pencabutan nonor urut. Setelah itu, mulai 15 Februari hingga 24 Juni mendatang, keduanya akan mengikuti tahapan kampanye," kata Sawati usai Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, Senin (12/2/2018).

Satu hari jelang kampanye, lanjut Sawati, seluruh baliho, umbul-umbul dan segala macam yang sebelumnya telah dipasang oleh masing-masing tim sukses paslon akan diturunkan, karena sesuai aturan bahwa alat peraga kampanye harus berasal dari penyelenggara.

"Penurunan baliho nantinya akan dilakukan oleh Pol PP dan dikawal oleh aparat kepolisian. Kami juga bekerjasama dengan Bawaslu. Aturan ini juga sudah kami sosialisasikan ke masing-masing calon," ujarnya.

Untuk baliho, Sawati menyebut bahwa penyelenggara hanya menyediakan sebanyak lima baliho untuk setiap calon. Pasangan calon boleh menambah baliho, namun jumlahnya hanya 150 persen dari jumlah yang disediakan KPU, yaitu sebanyak delapan baliho.

"Untuk titik pemasangan baliho belum bisa kami pastikan, nanti siang kami rapat dengan Pemko Padang. Pasangan calon boleh menambah jumlah baliho sebanyak 150 persen, tapi yang mendesain harus pasangan calon, namun bentuknya harus serupa dengan yang kami sediakan," bebernya.

Kemudian untuk umbul-umbul, sebut Sawati, KPU juga menyediakan sebanyak 20 buah di masing-masing kecamatan, dan pasangan calon juga dibolehkan untuk menambah jumlah umbul-umbul sebanyak 150 persen dari yang disediakan KPU.

"Begitu juga dengan spanduk yang disediakan KPU untuk masing-masing kelurahan sebanyak dua buah spanduk. Untuk desain spanduknya juga harus menyerupai dengan yang kami sediakan," tutup Sawati.(*)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help