Pilkada

Pilkada Kota Padang, Emzalmi Ingin Nomor Satu, Hendri: Terserah Allah Mau Kasih Berapa

KPU Padang akan menggelar pencabutan nomor urut paslon peserta besok sekitar pukul 14.00 WIB.

Pilkada Kota Padang, Emzalmi Ingin Nomor Satu, Hendri: Terserah Allah Mau Kasih Berapa
Tribunpadang.com/Riki Suardi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menetapkan pasangan Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi Ansyrullah-Hendri Septa sebagai pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang. 

Laporan Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang akan menggelar pencabutan nomor urut paslon peserta Pilkada Kota Padang 2018 di Ballroom Hotel Pangeran Beach pada Selasa (13/2/2018) besok sekitar pukul 14.00 WIB.

Terkait pencabutan nomor urut tersebut, pasangan Emzalmi-Desri Ayunda yang diusung oleh 7 partai politik, mengaku sangat menginginkan nomor urut 1 dengan alasan bahwa jabatan Walikota Padang, disebut sebagai Padang Satu.

"Kalau untuk jadi walikota harus nomor satu, karena Padang Satu adalah sebutan Walikota Padang," kata calon Walikota Padang, Emzalmi didampingi pasangannya Desri Ayunda usai Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, Senin (12/2/2018) siang.

Berbeda dengan pasangan yang diusung PKS dan PAN, Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa. Di tempat yang sama, calon Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, mengaku pasrah dengan nomor yang didapat nantinya pada saat proses pencabutan nomor urut.

Kendato demikian, Ketua DPD PAN Kota Padang itu optomis bahwa berapa pun nomor urut yang didapat nantinya, ia tetap menang. "Terserah Allah mau kasih nomor berapa, yang penting kami optimis menang pada Pilkada 2018 ini," katanya kepada tribunpadang.com.

Seperti diketahui, Senin (12/2/2018) siang, KPU Kota Padang mengelar Rapat
Pleno Penetapan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang di Kantor KPU Kota Padang, Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Pada rapat terbuka itu, KPU Kota Padang menetapkan pasangan Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa sebagai paslon Walikota dan Wakil Walikota Padang pada Pilkada setenyak Kota Padang 2018.

Selain menetapkan kedua pasangan yang didukung partai politik tersebut, KPU Kota Padang juga mengumumkan bahwa pasangan Syamsuar Syam-Misliza tidak lolos sebagai pasangan calon jalur perseorangan, karena pasangan suami-istri itu tidak mampu menghadirkan dukungannya saat diverifikasi oleh KPU. (*)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help