Dumai

Sabu Miliran Rupiah Larut dalam Dua Ember di Dumai

Walikota Dumai, Zulkifli AS mengaku miris Dumai jadi satu perlintasan dan target peredaran narkoba.

Sabu Miliran Rupiah Larut dalam Dua Ember di Dumai
TribunPekanbaru/Fernando Sikumbang
AKBP Restika PN (Kapolres Dumai) dan Zulkifli AS (Walikota Dumai) menuang Sabu bernilai Miliaran rupiah ke dalam ember dalam pemusnahan Sabu seberat 2,8 kg di Mapolres Dumai, Senin (12/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAIKOTA - Pihak Kepolisian bersama unsur forkopinda di Dumai melarutkan Sabu seberat 2,8 kg, Senin (12/2/2018). Mereka menuang Butiran Kristal Sabu ke dalam dua ember air di Halaman Mapolres Dumai. Mereka lantas membuang Sabu yang larut bernilai Miliaran Rupiah dalam selokan di depan mapolres.

Pantauan Tribun, Zulkifli AS (Walikota Dumai), AKBP Restika PN (Kapolres Dumai), Letkol (inf) Horas Sitinjak (Dandim 0320/Dumai) dan perwakilan forkpinda di Dumai ikut melarutkan Sabu dari empat tangkap berbeda. Mereka juga menghancurkan ribuan butir pil Ekstasi dalam blender. Total 1080 hancur dalam sekejap.

Barang bukti ini berasal dari empat pengungkapan. Dua di antaranya adalah kordinasi dengan KPP Bea Cukai Dumai. Petugas kepabeaanan di Terminal Penumpang Pelindo Dumai mendapati adanya penumpang membawa narkoba.

Serangkaian penangkapan berlangsung selama Januari 2018. Aparat menggagal upaya peredaran narkoba jenis Sabu dan ekstasi dari delapan tersangka. Mereka menangkap dua tersangka pada 9 Januari 2018 yakni CF dan SB.

Aparat menyita sekitar 2 Kg lebih Sabu. Satu hari berselang aparat mengamankan dua tersangka lagi yakni DF dan IT. Mereka menyita 798 gram Sabu dari keduanya pada 10 Januari 2018.

Aparat melakukan pengembangan hingga menangkap tiga tersangka lagi di hari yang sama. Mereka menyita 80 gram lebih Sabu. Mereka lantas menangkap BS pada 22 Januari 2018.

Ia kedapatan membawa 1080 butir Pil Ekstasi. "Empat penangkapan ini memang punya barang bukti narkoba yang tidak sedikit. Para pelaku terancam hukuman mati," tegas Kapolres Dumai, AKBP Restika PN kepada Tribun, Senin siang.

Walikota Dumai, Zulkifli AS mengaku miris Dumai jadi satu perlintasan dan target peredaran narkoba. Ia memuji kesigapan aparat dalam menggalkan upaya peredaran narkoba di masyarakat. Jumlah narkoba yang mereka gagalkan pun tidak sedikt.

"Kami apresiasi kesigapan aparat terkait dalam mencegah masuknya narkoba ke Kota Dumai," terang Zul AS usai pemusnahan.

Politikus Partai Nasdem ini menyebut bahwa narkoba bisa merusak generasi muda di Kota Dumai. Ia meminta ada peran masyarakat untuk memberantas narkoba. "Jadi selain aparat, masyarakat bisa ikut mencegah peredaran gelap narkona," paparnya. (fer)

Tags
SABU
Dumai
Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help