Dumai

Wako Dumai Akan Mencabut Laporan Dugaan Penghinaan Terhadap Dirinya

Masalah yang muncul merupakan bentuk adanya komunikasi yang tidak tuntas. Ia menilai upaya damai adalah bentuk komitmen bersama memajukan pasar.

Wako Dumai Akan Mencabut Laporan Dugaan Penghinaan Terhadap Dirinya
Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang
AKBP Restika PN (Kapolres Dumai) dan Zulkifli AS (Walikota Dumai) menandatangi nota kesepahaman pembinaan calon anggota Polri di Dumai, Selasa (17/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM,DUMAIKOTA- Walikota Dumai, Zulkifli AS mengakui bahwa dirinya sudah bertemu dengan Awaluddin atau Haji Gedang.

Keduanya menyatakan berdamai dalam kasus dugaan penghinaan Walikota Dumai. Ada juga rencana mencabut laporan yang sedang dalam proses di Kepolisian Dumai.

Awaluddin juga secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Walikota Dumai di Media Centre Dumai, Senin (12/2/2018).

"Jadi kami sudah sempat komunikasi. Kami juga berencana mencabut laporan," papar Zul AS kepada Tribun di Mapolres Dumai, Senin siang.

Politikus Partai Nasdem sudah menyelesaikan sejumlah persoalan yang ada saat proses pemindahan pedagang ke Pasar Klakap Tujuh. Adanya upaya damai kedua pihak adalah bentuk keinginan menuntaskan upaya pemindahan pedagang.

Masalah yang muncul merupakan bentuk adanya komunikasi yang tidak tuntas. Ia menilai upaya damai adalah bentuk komitmen bersama memajukan pasar. "Kita semua tentu punya keingina pasar di Dumai tertata baik," harapnya.

Kasatreskrim Polres Dumai melalui KBO, Iptu Sahudi mengatakan bahwa penyidik menanti pernyataan damai kedua pihak.

Ia menyebut dalam waktu dekat bakal berlangsung gelar perkara. Mereka mengikuti SOP penyidikan jelang penyataan damai dua pihak.

"Intinya kami menanti penyataan kedua pihak yang berdamai," ujar Sahudi dalam pertemuan Media Centre Kota Dumai.

Kabag Hukum Setdako Dumai, Dede Mirza mengatakan bahwa pihaknya segera berkordinasi dengan penyidik Mapolres Dumai.

Mereka berencana mencabut laporan Walikota Dumai terkait dugaan penghinaan di di Mapolres Dumai pada 25 Januari 2018.

"Jadi ada rencana mencabut laporan, sesuai dengan kesepakatan pada 7 Februari 2018," terangnya. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help