Warga Protes Sungai Tercemar, PT Ronatama Masih Tetap Beroperasi

Warga bersama dengan perangkat desa menghentikan operasi alat berat perusahaan tersebut saat melakukan pembersihan lahan atau stacking.

Warga Protes Sungai Tercemar, PT Ronatama Masih Tetap Beroperasi
Tribun Pekanbaru/Bynton Simanungkalit
Sungai di Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku berubah warna menjadi kecoklatan akibat endapan lumpur yang disebabkan aktifitas stacking 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com, Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Propinsi Riau sudah menetapkan seorang tersangka berinisial MS atas dugaan pelanggaran lingkungan hidup yang dilakukan PT Ronatama yang berlokasi di Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Sementara itu, kondisi terkini perusahaan perkebunan kelapa sawit itu masih melakukan operasi.

Hal ini diutarakan oleh perangkat desa dan sejumlah warga Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu.

Warga menyampaikan bahwa beberapa waktu lalu, warga bersama dengan perangkat desa menghentikan operasi alat berat perusahaan tersebut saat melakukan pembersihan lahan atau stacking.

"Ada alat berat yang kami hentikan waktu melakukan stacking," kata warga.

Sementara itu, berdasarkan hasil penelusuran Tribuninhu.com ke lokasi diketahui sejumlah perbukitan yang diduga termasuk dalam wilayah operasional PT Ronatama sudah dibersihkan oleh alat berat.

Selain itu, Kepala Desa Pejangki, Atan Puji menyampaikan akibat pembersihan lahan yang dilakukan oleh PT Ronatama, sungai di desa mereka menjadi tercemar.

"Air sungai berubah warna menjadi kecoklatan karena tercemar lumpur akibat aktifitas stacking yang dilakukan perusahaan," kata Atan Puji.

Oleh karena aktifitas stacking merusak lingkungan, perangkat desa beserta sejumlah warga beramai-ramai menghentikan operasi alat berat dan meminta agar pekerja pergi dari wilayah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help