TribunPekanbaru/

Polisi Tangguhkan Pelaku Pembakar Istana Siak, Ternyata ini Penyebabnya

Upaya pembakaran Istana Asherayah Hasyimiyah Siak masih belum padam dari ingatan warga kota Siak Sri Indrapura

Polisi Tangguhkan Pelaku Pembakar Istana Siak, Ternyata ini Penyebabnya
Tribun Pekanbaru/Mayonal
Bupati Siak Syamsuar, tampak sedang marah di hadapan penjaga Istana Siak, Selasa (9/1/2018) sore. 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Upaya pembakaran Istana Asherayah Hasyimiyah Siak masih belum padam dari ingatan warga kota Siak Sri Indrapura. Mereka pun bertanya-tanya, sampai di mana proses hukum pelaku setelah lebih sebulan kejadian mengejutkan itu berlangsung?

"Apakah sudah ada putusan pengadilan? Berapa tuntutan jaksa? Apakah masih di penjara? Kita kan belum tahu, karena belum ada beritanya," kata Andri, warga Siak, Selasa (13/2/2018) kala berbincang dengan www.tribunsiak.com.

Menjawab persoalan itu, www.tribunsiak.com kembali mengkonfirmasi ke Kapolres Siak, AKBP Barliansyah, S.Ik, MH.

Ia menerangkan, ternyata pelaku bernama Tengku Said Abdullah alias Faisal mengalami sakit jiwa berat. Dasarnya adalah surat keterangan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Pekanbaru.

"Ya, pelaku mengalami sakit jiwa berat. Kami sudah disurati oleh pihak RSJ Tampan," kata dia.

Ia menerangkan, surat dari RSJ tersebut dikeluarkan setelah Tengku Said Abdullah alias Faisal dikirim ke RSJ Tampan selama lebih kurang 28 hari. Setelah pihak RSJ Tampan merampungkan observasi terhadap Faisal, dokter menyimpulkan Faisal tersebut benar-benar mengalami sakit jiwa berat.

"Karena itu, kita menangguhkan yang bersangkutan kepada orangtuanya, agar pelaku dititipkan di RSJ. Artinya, pelaku belum boleh dikeluarkan dari RSJ, namun penangguhannya tetap dari orangtuanya," kata dia.

Pihaknya juga bakal terus mengontrol orangtua dan pelaku. Supaya pemulihan gangguan kejiwaan pelaku tidak dihentikan sepihak oleh orangtua pelaku. Sungguhpun, pihak Polres Siak menangguhkan pelaku kepada orangtua pelaku.

Bagaimana proses hukumnya di kepolisian? AKBP Barliansyah menerangkan, pihaknya bakal menyurati Kejari Siak untuk proses hukum lebih lanjut. Namun, surat yang bakal dilayangkan dilengkapi dengan lampiran surat keterangan dokter dari pihak RSJ Tampan.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help