Terlibat Narkoba, Atlet Judo Sumbar Diringkus Polisi di Depan Makan Pahlawan Lolong

Seorang oknum atlet cabang olahraga Judo yang pernah mengharumkan nama Sumbar dikancah nasional, ditangkap

Terlibat Narkoba, Atlet Judo Sumbar Diringkus Polisi di Depan Makan Pahlawan Lolong
Tribun Pekanbaru/ Riki Suardi
Terlibat Narkoba, Atlet Judo Sumbar Diringkus Polisi di Depan Makan Pahlawan Lolong 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Riki Suardi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PADANG - Dunia olahraga Sumbar tercoreng. Seorang oknum atlet cabang olahraga Judo yang pernah mengharumkan nama Sumbar dikancah nasional, ditangkap aparat kepolisian Polda Sumbar, karena kedapatan menyimpan 10 paket narkoba jenis sabu.

Saat ini, atlet berinisial N (27) yang ditangkap bersama keponakannya berinisial T (17) di Jalan S. Parman, depan makam pahlawan, Lolong, Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, pada Senin (5/2/2018) lalu itu, masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Keduanya merupakan warga Cupak Tangah, Pauh, Kota Padang. Saat diperiksa penyidik, keduanya mengaku sebagai pemakai. Namun kami akan dalami, karena dari penangkapan keduanya, ditemukan juga 10 paket sabu seberat 0,29 gram," kata Dirnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Kumbul KS, Selasa (13/2/2018) siang.

Penangkapan oknum atlet dan keponakannya itu, lanjut Kumbul, berawal dari informasi masyarakat bahwa N dan T, terlibat penyalahgunaan narkoba. Kemudian, petugas langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti.

"Setelah cukup bukti dan didapat pula informasi bahwa keduanya diduga akan mengedarkan sabu, petugas langsung bergerak untuk menangkap keduanya. Saat ditangkap, ditemukan 10 paket sabu dari tangan kedua tersangka," ujarnya.

Kumbul KS juga membeberkan bahwa selama Februari, pihaknya juga berhasil menangkap 14 tersangka peredaran narkoba. Bahkan dari penangkapan tersebut, pihaknya juga berhasil menyita barang bukti sebanyak 181,44 gram sabu, 396,44 gram ganja, dan 17 pil ekstasi.

"Penangkapan 14 tersangka narkoba berbagak jenis ini akan terus kami kembangkan, karena sudah kewajiban kami untuk mengungkap peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya," beber Kumbul KS.

Dihubungi terpisah, Ketua KONI Sumbar Syaiful mengaku sudah mengetahui adanya oknum atlet Judo yang ditangkap Polda Sumbar. Kendati demikian, pihaknya akan mencari tahu sejauh mana keterlibatan atlet tersebut.

"Kami juga akan cari tahu latar belakang atlet tersebut. Sebab, dari data 2016 yang kami miliki, N tidak terdaftar sebagai atlet binaan. Namun kami akan konfirmasi dengan pengurus Judo Sumbar apakah N ini masih aktif sebagai atlet atau tidak," katanya.(*)

Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help