50 Hektare Lahan PT NSP Turut Terbakar

Kebakaran dahsyat tersebut juga membakar 50 hektare lahan konsesi PT National Sago Prima (NSP).

50 Hektare Lahan PT NSP Turut Terbakar
Tribun Pekanbaru/ Guruh BW
Kebun sagu masyarakat di sekitar pabrik sagu milik masyarakat di Desa Lukun Kecamatan Tebingtinggi Barat turut terbakar. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sejak enam hari lalu tidak hanya membakar hutan dan sebagian kebun masyakarat.

Kebakaran dahsyat tersebut juga membakar 50 hektare lahan konsesi PT National Sago Prima (NSP).

Humas PT NSP, Setyo Budi Utomo mengungkapkan, akibat kebakaran tersebut 50 hektare lahan konsesi perusahaan terbakar.

Tim pemadam PT NSP, kata Setyo Budi Utomo tak kuasa menahan api yang bergerak cepat ke lahan mereka.

"Angin begitu kuat, sehingga tim kebakaran dari perusahaan kewalahan," ujar Setyo Budi Utomo.

Padahal kata pria yang akrab disapa Budi ini, pihaknya telah mengerahkan 60 orang dengan peralatan lengkap.

Bahkan tim fire perusahaan juga sudah dibantu oleh 10 orang dari MPA.

"Tak sanggup juga, api terlalu cepat merambat ke lahan kami yang sudah ditanami sagu. Apalagi sudah sebulan belakangan ini tidak hujan," ujar Budi.

Hingga saat ini kata Budi, pihaknya masih berjibaku memadamkan api yang membakar lahan konsesi perusahaan.

"Angin kencang menyulitkan tim pemadaman," ujarnya.

Budi menuturkan, menurut informasi yang ia dapatkan, api awalnya berasal dari lahan masyarakat.

Kemudian api tersebut, meluas hingga ke kebun sagu milik pengusaha pabrik sagu yang jaraknya tidak jauh dari konsesi perusahaan.

Ia mengaku sudah mencegah meluasnya api ke lahan konsesi, namun angin yang kencang membuat mereka kewalahan.

"Karena jaraknya dekat dengan lahan konsesi, api tersebut meluas ke lahan kami. Apalagi angin kencang sekali," ujar Budi.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help