Terdengar Kaca Pecah, Uang Rp 150 Juta yang Ditinggal dalam Mobil Langsung Raib

Pengusaha pembayaran buah (PB) bernama Joni Situmorang (46) asal Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu (Rohul)‎ jadi korban.

Terdengar Kaca Pecah, Uang Rp 150 Juta yang Ditinggal dalam Mobil Langsung Raib
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Pencurian dengan modus pecah kaca 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN - Pengusaha pembayaran buah (PB) bernama Joni Situmorang (46) asal Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu (Rohul)‎ jadi korban kawanan pencuri pecah kaca pada Selasa pagi (13/2/2018).

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas, Ipda Nanang Pujiono mengungkapkan, aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil, terjadi persis di depan Toko Bangunan Porsea di Simpang SKPD Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.

"Kejadian itu terjadi pada Selasa sekitar pukul 10.30 WIB. Kawanan pencuri diperkirakan ada 4 orang dan menggasak uang tunai milik korban Joni sekitar Rp 150 juta," katanya, Rabu (14/2/2018)

Ia menambahkan, ‎menurut saksi mata, sebelum melakukan aksinya, salah seorang pelaku sempat berpura-pura membeli material bangunan dan menawar ikan di sebelah Toko Bangunan Porsea.

Lebih lanjut dijelaskannya, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan warga, kawanan pencuri dengan modus pecah diperkirakan‎ berjumlah 4 orang.

"Dari keterangan saksi-saksi diduga ada dua orang yang mengendarai satu sepeda motor, dan dua orang lagi mengendarai satu motor," ungkapnya.

Ipda Nanang mengaku, kejadian tersebut sudah dilaporkan korban Joni Situmorang ke Polsek Rambah Hilir. Kasat Reskrim Polres Rohul dan pihak Polsek Rambah Hilir juga sudah turun ke TKP di Simpang SKPD 5esa Rambah.

‎"Saat ini kita masih lakukan pendalaman siapa pelakunya. Kaca mobil yang dipecah bagian depan samping kiri," terangnya.

Sementara, menurut keterangan pemilik Toko Bangunan Porsea, Agnes, sebelum perampokan terjadi, korban Joni Situmorang, warga DK1 SKPE Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, Rohul, baru saja mengambil uang dari Bank Mandiri di Pasirpangaraian.

‎Diakuinya, sebelum pulang ke rumahnya di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, korban Joni mampir di Toko Bangunan Porsea milik temannya yang ada di Simpang SKPD Desa Rambah.

"‎Tidak lama kemudian, karyawan toko mendengar suara kaca mobil korban dipecah oleh dua laki-laki tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor jenis sport warna putih," ungkapnya.

‎Agnes mengaku, dalam hitungan detik, uang tunai Rp 150 juta milik korban Joni yang ditinggal di mobil Innova‎ dibawa kabur oleh dua laki-laki tidak dikenal tersebut.

‎Mendengar ada teriakan 'perampok', sontak warga sekitar berlarian ke TKP, namun kedua pencuri sudah tidak ada di lokasi.

Dirinya memperkirakan, pelaku pencurian dengan modus pecah kaca ada 4 orang, terdiri 2 laki-laki sebagai eksekutor dan 2 laki-laki lain yang juga mengendarai sepeda motor ikut mengawasi dari kejauhan. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help