Ternyata Sejarah Valentine Itu Tidak Seindah Hadiahnya, Berikut 2 Sejarah dan 14 Faktanya

Hari Valentine identik dengan bunga, cokelat, kado, serta makan malam romantis, ternyata sejarah Valentine sangat jauh dari hal tersebut.

Ternyata Sejarah Valentine Itu Tidak Seindah Hadiahnya, Berikut 2 Sejarah dan 14 Faktanya
Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasih sayang memang tak terbatas oleh hari.

Namun, Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari masih menjadi momen istimewa untuk mengungkapkan kasih sayang pada orang-orang tercinta secara istimewa. 

Meski kita mengingat Hari Valentine identik dengan bunga, cokelat, kado, serta makan malam romantis, ternyata sejarah Valentine sangat jauh dari hal tersebut.

Tidak ada catatan yang jelas mengenai sejarah Hari Valentine ini.

Ada yang percaya bahwa hari tersebut merupakan peringatan meninggalnya Santo Valentine.

Baca: Terkuak, Ini Pemicu Remaja 14 Tahun Tertembak Soft Gun Anggota Polisi di Rangsang Barat

Baca: MUI Riau Minta Remaja Muslim Tidak Ikut Rayakan Valentine Day

1. Santo Valentine

Santo valentine ()

Dia seorang uskup yang hidup pada zaman kekaisaran Romawi.

Ia dianggap berjasa bagi pasangan muda-mudi yang hidup di zaman itu.

Saat Romawi terlibat perang, Kaisar Romawi Claudius II memerintahkan semua pemuda untuk berperang.

Agar mereka lebih fokus berperang, ia melarang pemuda untuk menikahi pasangannya.

Namun St.Valentine tidak menghiraukan larangan itu, ia secara diam-diam menikahkan muda-mudi.

Ketika mengetahui hal tersebut, kaisar memutuskan untuk menghukum mati St.Valentine.

Hari Valentine juga dipercaya sebenarnya adalah festival kesuburan di zaman Romawi yang disebut dengan Lupercalia.

Ini adalah festival untuk merayakan kelahiran, nenek moyang, dan cinta.

Baca: Kevin Tereliminasi dari Indonesian Idol, Maia Estianty Menangis dan Akui Hal Ini Selama Menjadi Juri

Baca: Jadwal Liga Champions, Real Madrid Vs PSG Malam Ini, Duel Dua Raksasa

2. Versi Lebih Tua

Duke of Orleans
Duke of Orleans ()

Versi lain menyebutkan perayaan valentine paling tua adalah ketika Charles, Duke of Orleans, yang dipenjara di sebuah menara London pada tahun 1415 mengirimkan puisi cinta untuk istrinya.

Puisi itu ia tuliskan sebagai ungkapan cinta dan kerinduannya.

Tradisi mengirimkan puisi cinta kepada orang terkasih konon berasal dari cerita tersebut.

Pada abad 17 dan 18, dimulai tradisi bertukar kado.

Sementara itu memberikan kartu mulai populer di abad 19. Ini dianggap sebagai cara paling mudah untuk menunjukkan perasaan.

Mulai paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas, dengan pemberian hadiah berupa mawar dan cokelat.

Versi mana pun yang Anda percaya sebenarnya tidak penting.

Yang sering kita lupakan adalah makna dari kasih sayang itu sendiri.

Bukan cuma kasih sayang pada manusia lain tapi yang tak kalah penting pada diri sendiri.

Pada diri kita sendiri, mulailah memperlakukan diri seperti Anda ingin orang lain memperlakukan kita.

Jika kita menganggap diri kita berharga, kita akan memancarkan aura yang positif sehingga tak sulit menarik cinta sejati mendekat pada Anda.

Namun demikian, melansir tribuntravel,  ada beberapa fakta menarik terkait hari kasih sayang ini. 

Baca: Ibu Curiga Anaknya Muntah-muntah Lalu Bawa ke Dokter, Usai Periksa Jadi Syok & Laporkan Seorang Pria

Baca: Keji, Dipaksa Tidur Dengan Anjing Dan Dianiaya Satu Keluarga, TKW Asal NTT Meregang Nyawa

1. Pada zaman Victoria dianggap sial jika menandatangani kartu Hari Valentine.

2. Berdasarkan data statistik, sekitar 3 persen pemilik hewan akan memberikan peliharaan mereka sebagai kado Valentine.

3. Jika kamu masih melajang saat valentine, kamu dapat merayakan Single Awareness Day sebagai gantinya.

4. Jika kamu berada di Firlandia, maka Hari Valentine juga disebut Ystävänpäivä, yang diterjemahkan menjadi "Hari Teman".

Kamu bisa merayakannya bersama teman dan keluarga.

5. Banyak yang percaya simbol X identik dengan ciuman di abad pertengahan.

Orang-orang yang tidak bisa menulis nama mereka namun merubahnya dengan simbol X, X kemudian cap bibir untuk menunjukan ketulusan mereka.

6. Makan makanan aneh saat Valentine dipercaya membuat mereka bermimpi siapa pasangan di masa depan.

7. Pada abad pertengahan, pria dan wanita muda menarik nama dari mangkuk untuk melihat siapa yang akan menjadi Valentine mereka.

Mereka akan memakai nama ini dan disematkan ke lengan baju mereka selama satu minggu agar semua orang melihat.

Baca: Valentine Day - Kumpulan Kata-kata Romantis untuk Pacar di Hari Kasih Sayang

8. Pada tahun 1537, Raja Inggris Henry VII resmi menyatakan 14 Februari sebagai Hari Santo Valentine.

9. Dokter pada 1800-an umumnya menyarankan pasien mereka untuk mengkonsumsi cokelat jika merasa gelisah.

10. Richard Cadbury menghasilkan kotak cokelat pertama untuk Hari Valentine pada akhir 1800-an.

11. Lebih dari 35 juta kotak cokelat berbentuk hati terjual selama Hari Valentine.

12. Sekitar 73 persen orang yang membeli bunga di Hari Valentine adalah laki-laki, sementara hanya 27 persen perempuan.

13. Mawar merah dianggap bunga cinta karena warna merah berarti perasaan romantis yang kuat.

14. 220.000 adalah jumlah rata-rata lamaran pernikahan di Hari Valentine setiap tahun.

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help