Diguyur Hujan, Karhutla di Meranti Padam

Kalaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Edy Afrizal mengatakan, Karhutla di Desa Lukun sudah padam.

Diguyur Hujan, Karhutla di Meranti Padam
.
Proses pemadaman Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, Rabu (7/2/2018). Tim gabungan berjibaku memadamkan api 

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kalaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Edy Afrizal mengatakan, Karhutla di Desa Lukun sudah padam.

Padamnya Karhutla tersebut akibat hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti pada Minggu dini hari tadi.

"Hanya tinggal asap yang mengepul dari tunggul-tunggul kayu. Pagi ini kami ke lokasi untuk memastikan situasi terkini," ujar Edy Afrizal, Minggu (18/2/2018).

Edy Afrizal mengungkapkan, Karhutla yang terjadi sejak Jumat (9/2/2018) tersebut sudah menghanguskan 210 hektare.

"Sebanyak 160 hektare terdiri dari kebun masyarakat, semak belukar dan hutan. Sedangkan 50 hektare lainnya lahan konsesi PT NSP," ujar Edy Afrizal.

Seiring padamnya Karhutla di Desa Lukun, kata Edy, pihaknya akan menarik seluruh personilnya dari lokasi Karhutla.

"Hari ini juga akan kami tarik personil dan peralatan," ujar Edy. (*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help