Pilgub Riau 2018

PIlkada Riau 2018, Tak Patuhi Batas Dana Kampanye, Begini Nasib yang Akan Dialami Pasangan Calon

Ketua KPU Riau Nurhamin mengatakan, batas dana kampanye wajib dipatuhi oleh seluruh Paslon

PIlkada Riau 2018, Tak Patuhi Batas Dana Kampanye, Begini Nasib yang Akan Dialami Pasangan Calon
Ilustrasi/Tribun Pekanbaru
Pilgub Riau 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Setelah Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) masing-masing pasangan calon diserahkan ke KPU Riau, Bawaslu Riau mulai mengawasi proses sumbangan dana kampanye kepada masing-masing pasangan calon.

Komisioner Bawaslu Riau, Neil Antariksa mengatakan, pihaknya tidak hanya mengawasi dana kampanye setelah penyerahan LADK, tapi juga sebelum diserahkan, untuk memastikan ketepatan waktu, yang diserahkan sebelum masa kampanye.

Pertengahan masa kampanye, paslon juga wajib menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK).

"Di situ nanti akan kita pastikan, bahwa regulasi tentang anggaran kampanye, benar-benar dilaksanakan, sebagaimana aturannya, setiap pasang calon hanya dibolehkan menerima sumbangan dana kampanye sebesar Rp 750 juta dari badan hukum dan Rp 75 juta dari pribadi paling banyak," kata Neil kepada Tribun, Kamis (22/2/2018).

Baca: Sempat Jadi Koleksi di Sangkar Burung, Ini Alasan Kejari Rohil Serahkan 2 Elang Laut pada BBKSDA

Baca: Ini Beda Kepulangan Habib Rizieq dan Novel Baswedan; Massa Penyambutan Hingga Keluarga

Baca: Peringatan Dini BMKG Pekanbaru, Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Malam Ini

Dikatakannya, pada aturan sebelumnya, paslon hanya boleh menerima sebanyak Rp 50 juta dari perorangan dan Rp 500 juta dari badan hukum.

Sekarang jumlahnya lebih meningkat.

Halaman
12
Penulis: Alex
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help