Trans Celebes Bicycle Touring

Pesepada Gaek Ini Jajal Tanjakan Sejauh 30 Km di Toraja dalam Trans Celebes Bicycle Touring

Tanjakan sejauh 30 km tanpa jeda cukup menguras tenaga hingga sampai di puncaknya batas Kabupaten Toraja Utara dengan Kabupaten Palopo

Pesepada Gaek Ini Jajal Tanjakan Sejauh 30 Km di Toraja dalam Trans Celebes Bicycle Touring
Foto/Tasman Jen
Tasman Jen (60), bersama Syaiful (56), Bambang Trave (53) dan Widodo (53), berfoto bersama di depan sebuah tugu dalam Trans Celebes Bicycle Touring. 

Pemandangan yang ditemui adalah adalah bukit yang ditutupi kabut, dan awan yang bergumpal-gumpal dalam jarak dekat. Aku merasakan trek ini memang ganas perlu fisik yang prima dan kesabaran karena jalan tanjakan dan turunan dengan tikungan tajam seakan tak pernah habis.

Sepeda seakan jalan seperti kura kura. Kami melewati rimbun pepohonan hutan dikawasan cagar alam Kayu Langi dan juga cagar alam Faruhumpenai yang katanya ditakuti oleh banyak orang karena masih sepi, dan seram.

Kabupaten Luwu Timur sebagian besar daerahnya merupakan wilayah hutan. Sebelum perbatasan,kami melihat warung-warung. Konon kami sudah diingatkan oleh kawan-kawan dan penduduk lokal agar tidak berhenti di daerah tersebut karena rawan kriminal.

Sebelum tugu perbasatan yang sudah tidak terawat lagi, tugu asli sudah tua dan berantakan. Yang ada sebuah tiang beton petunjuk jarak KM, terbaca jarak tempuh ke Kota Makassar sejauh 577 Km dari tugu perbatasan ini. Hm...ternyata perjalanan kami baru sepertiganya.

Masuk Desa Pendolo Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso yang ditandai dengan sebuah gereja dan patung disebuah pertigaan. Yang ada, melihat jalur lurus adalah jalan tanah menuju beberapa resort yang terletak di pingggir Danau Poso. Sedangkan ke ke kiri ke Bancea, dan ke kanan arah Tentena dan Poso.

Kami berbelok ke kanan ke arah Tentena. Jalur disini hampir sama ganasnya dengan jalur sebelumnya,di daerah ini pernah terjadi kerusuhan Poso yaitu antara umat Kristiani dan Islam. Kami sampai di kota Poso sore hari dan berhenti istirahat di Masjid Nurul hidayah Poso. Total perjalanan dari Makassar sampai Poso 12 hari.

Di Poso kami dijemput oleh pak Syamsul seorang jurnalis kenalan Om Widodo. Beliau menawarkan kami menginap di Masjid An Nuur yang berdekatan dengaan rumahnya di pinggir Sungai Poso yang airnya dulu pernah memerah didarahi korban-korban Poso.

Hanya satu malam kami di Poso lalu lanjutan perjalanan lagi ke kota Palu. Jalan yang datar tapi cuaca panas,perasaan perjalanan ini di daerah Bali karena kiri kanan jalan rumah penduduk dengan ornamen Bali hingga menasuki batas kota Parigi di jembatan.

Kami melewati Gunung Biru. Perasaan agak waswas menyertai kami karena daerah ini adalah basis kelompok teroris Santoso. Kami berempat berjalan beriringan hingga sampai di desa Torana ditunggu dan dijamu camat Tambarana Adrian kenalan om Widodo.

Kami mulai gowes lagi sehabis sholat dzuhur hujan turun sampai sore jam 17 kami menemukan masjid di dusun Sausi dan nginap di masjid Nurul Huda. Perjalanan hari ini 80 km saja. (bersambung)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved