Siak

Forum Mesjid-Musala Kecamatan Tualang Geruduk Kantor Camat,Tuntut Pemkab Siak Lakukan Ini

seratusan warga dari jemaah mesjid dan musala di Perawang menggeruduk kantor Camat Tualang.

Forum Mesjid-Musala Kecamatan Tualang Geruduk Kantor Camat,Tuntut Pemkab Siak Lakukan Ini
Tribupekanbaru/mayonal
Forum Jemaah Mesjid-Musala kecamatan Tualang, menggelar aksi demonstrasi di kantor kecamatan Tualang, Jumat (2/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK- Menjamurnya tempat maksiat di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, membuat warga di kota industri itu tidak nyaman.

Pada Jumat (2/3/2018), seratusan warga dari jemaah mesjid dan musala di Perawang menggeruduk kantor Camat Tualang.

Karena menurut mereka, Pemkab Siak yang tercitrakan dekat dengan program-program keagamaan selama ini telah melakukan pembiaran terhadap kondisi sosial di Kecamatan Tualang.

Sehingga telah mengganggu kenyamanan warga setempat.

Baca: Menganggur 17 Tahun, Istri Coba Tegur dan Beri Nasehat, Suami Tersinggung dan Habisi Nyawa Istrinya

Baca: Galang Dana Bencana Alam Kuningan, Wartawan di Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

Baca: Berfoto di Balik Jeruji, Terkuak Alasan Jennifer Dunn Bisa Bawa Handphone

"Lihatlah di Tualang ini, banyak tempat maksiat dengan berbagai kedoknya. Ada yang berkedok panti pijit, ada tempat hiburan yang menyediakan minuman keras, kok dibiarkan saja," kata Ketua Forum Mesjid-Musala Kecamatan Tualang, Eko.

Aksi tersebut dimulai sejak pukul 13.30 WIB, usai salat Jumat berjemaah.

Adapun tuntutannya, agar Pemkab Siak menertibkan jam buka dan tutup warnet, tutup tempat-tempat hiburan yang tidak memiliki izin, apa lagi yang menyediakan wanita penghibur dan minuman keras.

Mereka juga menuntut agar Pemkab Siak menutup tempat-tempat maksiat yang berkedok panti pijat.

Kemudian meminta agar ditutup tempat-tempat judi yang berkedok tempat permainan dan mendesak Pemkab Siak melahirkan perda syariah dan pemberantasan Pekat.

"Apabila tuntutan ini tidak dilaksanakan maka kami akan kembali turun aksi. Kami minta Pemerintah Kabupaten Siak melihat kondisi ril, di mana terjadi kegiatan -kegiatan terselubung yang mengancam moral-spiritual generasi muda kita," kata dia.(*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved