Pelalawan

25 Ha Lahan Terbakar, Peristiwa Alam Ini Selamatkan Wilayah Kuala Kampar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan memastikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kecamatan sudah padam

25 Ha Lahan Terbakar, Peristiwa Alam Ini Selamatkan Wilayah Kuala Kampar
Tribun Pekanbaru/Johanes
Personil tim gabungan melakukan pemadaman api di Desa Teluk Bakau Kecamatan Kuala Kampar. Api padam setelah diguyur hujan deras pada Sabtu (3/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, KUALA KAMPAR- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan memastikan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kecamatan sudah padam pada Minggu (4/3/2018). Setelah hampir satu pekan tim gabungan berupaya memadamkan api.

Pemadaman dibantu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kuala Kampar pada Sabtu (3/3/2018) lalu dan berlangsung lama.

Titik api yang berada di Desa Bakau dan Desa Teluk Bakau habis setelah ditimpa air yang jatuh dari langit itu.

Baca: Ustadz Abdul Somad Datangi Rumah Mewah Syahrini dan Lakukan Ini, Lihat Reaksi Keluarga. .

"Tadi dicek tim di lapangan, semuanya sudah padam. Hanya tinggal sisa terbakar saja. Itu laporan dari pak camat," ungkap Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, kepada tribunpelalawan.com, Minggu (4/3/2018).

Hadi Penandio menerangkan, Karhutla di Desa Teluk sebenarnya sudah bisa dipadamkan petugas pada Kamis (1/3/2018) lalu.

Karena ketersediaan air yang dipakai tim gabungan untuk menyemprotkan api terdapat beberapa titik.

Namun di Desa Teluk Bakau sulit dijinakan lantaran stok air sangat minim. Hingga hujan turun merendam si Jago Merah.

Total lahan yang dilalap api selama hampir satu pekan di dua titik tersebut mencapai 25 hektare.

Baca: VIDEO: Satgas Karhutla Tinjau Titik Kebakaran di Riau

Dengan rincian di Desa Teluk terbakar lima hektar hingga dapat dipadamkan.

Sedangkan di Teluk Bakau kurang lebih mencapai 20 hektare terpanggang api.

Terdiri dari lahan kosong, semak belukar, dan bekas penebangan hutan.

"Tapi tim tetap melakukan pemantauan di lahan bekas terbakar. Untuk mengantisipasi api kembali muncul," tandasnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help