Pelalawan

Ratusan Ekor Ikan Mati Mendadak, DLH Pelalawan Uji Sampel Air, Menunggu Fakta Ini

DLH telah mengambil lima sampel limbah dan air Sungai Kerumutan saat turun ke lokasi dua pekan lalu.

Ratusan Ekor Ikan Mati Mendadak, DLH Pelalawan Uji Sampel Air, Menunggu Fakta Ini
internet
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com,  Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI- Terkait dugaan pencemaran Sungai Kerumutan akibat pembuangan limbah PT Mitra Andalan Sawit (MAS), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pelalawan terus melakukan kajian.

Menyusul ratusan ekor ikan mati mendadak dua pekan lalu.

Baca: Alat Berat Disiagakan, Bangunan Pasar Pagi Arengka Segera Digusur, Polisi Alihan Rute Jalan

Baca: Usai Dibesuk Istri Gembong Narkoba Ini Pegang Senjata Api, Dor. . . 17 Selongsong Berserakan

DLH telah mengambil lima sampel limbah dan air Sungai Kerumutan saat turun ke lokasi dua pekan lalu.

Tim langsung berangkat ke lokasi usai menerima laporan dan masyarakat atas dugaan pencemaran di Desa Tambun Kecamatan Bandar Petalangan.

"Kita masih menunggu hasil uji Laboratorium Kesehatan (Labkes) Pekanbarun terhadap lima sampel yang kita bawa," ungkap Kepala DLH Pelalawan, Samsul Anwar, kepada tribunpelalawan.com, Kamis  (8/3/2018).

Samsul Anwar menerangkan, secara prosedur hasil pengujian sampel paling cepat akan keluar 14 hari setelah diantarkan.

Dari hasil itu akan diketahui apakah Sungai Kerumutan terpapar limbah pabrik kelapa sawit PT MAS atau tidak.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help