Siak

Dermaga KITB Terus Berbenah, Pemkab Siak Siapkan Lahan 32 Ha untuk Ini

Kapal berbobot 50 ribu DWT sudah bisa merapat di dermaga pelabuhan Tanjung Buton, Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Dermaga KITB Terus Berbenah, Pemkab Siak Siapkan Lahan 32 Ha untuk Ini
yonal
Kapal besar bersandar di dermaga sepanjang 216 meter Pelabuhan Tanjung Buton, Siak, Jumat (9/3/2018) 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Kapal berbobot 50 ribu DWT sudah bisa merapat di dermaga pelabuhan Tanjung Buton, Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

Satu dermaga sepanjang 216 meter sudah selesai dibangun dan sudah dapat difungsikan.

Baca: Ngakunya Cuma Minjam Sebentar, Tahunya Hampir 4 Bulan Sepeda Motor Tetangga Tidak Dikembalikan

Baca: VIDEO: Tugu Selamat Datang di Bundaran SKA Pekanbaru Bakal Dibongkar, Ini Penyebabnya!

Kepala Bidang Laut Dinas Perhubungan Siak, Jon Hendri mengatakan, Pelabuhan Tanjung Buton melayani kapal-kapal berbendera asing dan domestik.

Kapal berbendera asing yang dilayani mulai dari 10.000 DWT sampai dengan 50.000 DWT.

"Saat ini membawa cangkang sawit dengan tujuan Jepang, Korea, Thailand dan Singapore. Sedangkan kapal domestik berupa kapal RORO membawa mobil dari Jakarta dan kapal pupuk dari Palembang," kata dia, Jumat (9/3/2018).

Baca: Bikin Ngiler, Puluhan Kuliner Dipamerkan di Mall SKA, Pengunjung Sampai Bawa Pulang

Pelabuhan Tanjung Buton memiliki panjang 216 M x 20 M, trastel 141 M, serta lapangan penumpukan seluas 5,7 Ha. Tidak hanya itu, kedalaman air pada pelabuhan ini mencapai 13 LWS (Low Water Springs) dan lebar alur 4 mill sehingga dapat disinggahi kapal besar.

Secara geografis, pelabuhan ini sangat strategis sebab memiliki daerah hiterland di antaranya, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Pekanbaru dan Kampar.

Baca: Gadis Pakai Rok Mini Tolong Korban Sekarat jadi Tuai Hujatan, Saya Cuma Ingin Pria Itu Selamat

Rencananya, pelabuhan ini dikembangkan untuk terminal curah kering, pengepakan semen dan pupuk.

Area untuk rencana itu disediakan pada luas lokasi 32 Ha.

"Bahkan sudah disediakan lahan seluas 63 Ha untuk pengembangan terminal CPO," kata dia.(*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help