Meranti

BPBD Meranti Rela Nginap di Lokasi Karlahut Hanya Untuk Ini

Edy mengatakan, proses di lokasi tersebut membutuhkan waktu selama 2 hari."Petugas kami harus menginap di lokasi"

BPBD Meranti Rela Nginap di Lokasi Karlahut Hanya Untuk Ini
guruh
Petugas BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti menentukan titik koordinat saat melakukan pengukuran lahan yang terbakar di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Edy Afrizal menyatakan pihaknya telah memiliki data luas Karhutla di Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur yang terjadi pada 8 Februari 2018 lalu.

Data luas Karhutla tersebut didapatkan setelah petugas BPBD melakukan pengukuran di lokasi pada Sabtu (10/3/2018) kemarin.

Baca: Harimau Penerkam Manusia Sedang Dicari, BBKSDA Tambah Personel

Baca: Pascaserangan Harimau, Seratusan Warga Desa Pulau Muda Berangkat ke Pelangiran, Tuntut Hal Ini

Edy mengatakan, proses pengukuran luas lahan di lokasi tersebut membutuhkan waktu selama 2 hari.

"Petugas kami harus menginap di lokasi untuk melakukan pengukuran," ujar Edy Afrizal, Senin (12/3/2018).

Edy menjelaskan, untuk mengkalkulasikan luas lahan yang terbakar juga bukan perkara mudah.

Pasalnya, bentuk lahan yang terbakar di Desa Lukun tidak beraturan.

"Bentuk bidangnya tidak beraturan, sehingga petugas harus menentukan titik koordinatnya di setiap sudut," ujar Edy Afrizal.

Halaman
12
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved