Pengamat: Masalah Korupsi di Riau Harus Jadi Catatan

Masih belum terlalu baiknya perubahan masalah korupsi di Provinsi Riau hingga saat ini dinilai pengamat

Pengamat: Masalah Korupsi di Riau Harus Jadi Catatan
internet
Korupsi logo baru 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Masih belum terlalu baiknya perubahan masalah korupsi di Provinsi Riau hingga saat ini dinilai pengamat tata negara dan pemerintahan dari Universitas Riau (UR), Mexasai Indra mengatakan, hal ini harus menjadi momentum bagi Pemprov dan DPRD Riau, sebagai pemegang kebijakan anggaran daerah.

Baca: TERUNGKAP, Sopir Ugal-ugalan, Tabrak Satu Keluarga, Salah satunya Nenek, Jasadnya Ditemukan Disini

Baca: Tabrak Satu Keluarga, Sopir Kabur Hingga 15 Kilometer, Kaget, Dalam Bak Mobil Ada Jasad Korban

"Kedepan ini harus menjadi catatan, baik bagi kepala daerah atau legislatif, karena proses masuknya penganggaran tak hanya kebijakan salah satu pihak saja, tapi kedua pihak, eksekutif dan legislatif," kata Mexsasai kepada Tribun, Selasa (13/3/2018).

Dikatakannya, terutama bagi pihak DPRD Riau, masalah ini untuk tahun 2019 harus mendapat perhatian khusus persoalan ini untuk dilakukan perubahan.

Baca: Dipastikan, Ansyari Lubis Mundur Dari Kursi Pelatih PSPS, Ini Alasannya

"DPRD harus menindaklanjuti masukan yang diberikan KPK, agar tidak ada masalah hukum dikemudian hari," ujarnya.

Ketika penganggaran tersebut sudah masuk, maka menurutnya juga menjadi hal yang pelik, karena sudah terlanjur.

"Kalau sudah masuk, maka sulit juga kalau anggaran itu sudah terlanjur dimasukkan. Artinya ini ada proses yang salah. Dari sisi pendekatan anggaran ini, prosesnya dilakukan oleh Badan Anggaran (Banggar) mewakili DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," ulasnya.

Baca: Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Jatuh pada 17 Mei dan Lebaran pada 15 Juni

Dia menambahkan, bagi eksekutif dan legislatif, hal ini harus menjadi pembelajaran kedepannya, agar Riau terus berbenah kearahbyang lebih baik dan bebas korupsi.

"Ini harus menjadi sinyal bagi kedua belah pihak, baik DPRD maupun pihak DPRD Riau," ujarnya. (*)

Penulis: Alex
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help