Home »

Video

Kampar

VIDEO: Polda Riau Limpahkan Tersangka Dua Perkara Dugaan Tipikor ke Jaksa Penuntut Umum

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau melimpahkan berkas dan tersangka dua kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau melimpahkan berkas dan tersangka dua kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Kabupaten Kampar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kedua perkara ini, Dugaan Tipikor pasa Dinas Kehutanan, dan dugaan Tipikor pasa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kampar. Kedua perkara ini telah selesai penyidikannya, dan dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peneliti.

Penyidik Krimsus Polda Riau menyerahkan berkas, tersangka, dan barang bukti ke JPU untuk selanjutnya disusun berkas dakwaannya. Terdapat lima teraangka dalam perkara ini. Dua tersangka kasus dugaan Tipikor Dishut Kampar, Muhammad Syukur yang merupakan mantan Kepala Dinas Kehutanan Kampar, serta Dedi Gusman selaku mantan Bendahara pada dinas itu.

Baca: Didenda Rp 11 Juta Setelah Rumahnya Didatangi P2TL,Pelanggan dan PLN Sepakati Sejumlah Poin

Baca: Maia Sebut Ajukan Wild Card Untuk Bawa Marion Jola Kembali dan Al Ghazali Sudah Siapkan Lagu

Sementara itu, terdapat tiga orang tersangka dalam dugaan Tipikor pada Satpol PP Kampar, mereka antara lain, Muhammad Jamil, Kasat Pol PP Kabupaten Kampar, Ardinal, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Indra Gusnaidi selaku Bendahara Pengeluaran.

Kasus dugaan tipikor pada Satpol PP Kampar terjadi pada pemotongan anggaran pengamanan Pagelaran Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2017 lalu. Dana yang seharusnya dianggarkan untuk honor petugas Satpol PP, tidak dibayarkan sepenuhnya.

Setelah dilakukan perhitungan Kerugian Negara oleh inspektorat Kabupaten Kampar, maka yang jadi barang bukti senilai Rp 323 juta 500 ribu.

Sementara untuk perkara dugaan Tipikor Dishut Kampar, penyidik menemukan dugaan kerugian negara senilai, Rp 3 miliar 684 Juta lebih. Dugaan korupsi ini terjadi pada Anggaran perjalanan dinas dalam daerah sebesar Rp 6,3 Juta lebih, dan DPPA SKPD tahun 2015 senilai Rp 2 miliar 228 juta.

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help