Duh, Nyari Premium Makin Sulit, Sudah Antre Panjang Malah Habis, Anggota Dewan: Ini Permainan

Kelangkaan BBM jenis premium di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, tidak bisa diteloransi lagi.

Duh, Nyari Premium Makin Sulit, Sudah Antre Panjang Malah Habis, Anggota Dewan: Ini Permainan
TribunPekanbaru/Dody Vladimir
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kelangkaan BBM jenis premium di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, tidak bisa diteloransi lagi.

Sebab, setiap hari masyarakat dibuat sengsara mengantre panjang, hanya demi mendapatkan premium.

Ironisnya lagi, setelah lama mengantre, ternyata saat giliran tiba, premium habis.

Lebih dari itu, yang paling menyakitkan bagi masyarakat, dengan langkanya premium, harga kebutuhan pokok menjadi naik, seperti cabe, sayur-sayuran dan sejenisnya.

Baca: Biadab, 3 Perampok Ini Tak Hanya Curi Barang Berharga, Tapi Gerayangi Penghuni Kos Berkali-kali

Alasan pedagang, karena barang tersebut berasal dari luar daerah, yang dibawa ke sini.

Mobilnya terpaksa menggunakan Pertalite.

"Kita heran, pemerintah tidak mengambil kebijakan. Meski sudah dipanggil, tapi tidak mengubah keadaan. Makanya, jauh hari kita sudah wanti-wanti, jangan terlalu percaya dengan alasan Pertamina. Mereka ngeles saja. Padahal, ini permainan Pertamina saja," tegas anggota DPRD Pekanbaru Kudus Kurniawan SSi, Kamis (15/3/2018) kepada Tribunpekanbaru.com.

Selain itu, politisi senior ini meminta, agar penegak hukum menyelidiki permainan Pertamina ini.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help