12 Tahun Berjualan, Mie Ayam Paling Banyak Dicari di Warung Bakso Sidomuncul

sejak 2015 dirinya mulai memberanikan diri membuka warung bakso di kawasan Jalan Lili 96 A.

12 Tahun Berjualan, Mie Ayam Paling Banyak Dicari di Warung Bakso Sidomuncul
Tribupekanbaru/syahrul
Pariman berfoto bersama dengan sejumlah tokoh masyarakat Solo Riau di depan warung bakso Sidomuncul miliknya di Jalan Lili 96 A Pekanbaru. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syahrul Hambali

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Bagi Pariman (43) berjualan bakso adalah usaha yang bisa dia kerjakan sejak menginjakkan kaki di Kota Pekanbaru 12 tahun lalu.

Dia mengaku, sejak 2006 dirinya sampai di Kota Bertuah ini langsung memaksimalkan usaha dengan berjualan bola daging tersebut.

"Awalnya saya berjualan dengan menggunakan gerobak dan berkeliling di sekitar Jalan Dahlia. Bagi masyarakat di kawasan tersebut mengenal saya dengan panggilan Pakde," ungkap lelaki yang berasal dari Sragen, Jawa Tengah ini.

Diterangkannya, sejak 2015 dirinya mulai memberanikan diri membuka warung bakso di kawasan Jalan Lili 96 A.

Baca: Pondok Bakso dan Mie Ayam 313,  Keunikan Dalam Pemilihan Nama

Baca: Bakso Malang Jadi Ciri Khas Warung Bakso Urat Bukit Barisan.

Baca: Selalu Ikuti Tren, Bakso Beranak Masih Jadi Favorit di Warung Jarwo

Warung bakso yang tak jauh dari perempatan Jalan Angkasa tersebut diberi nama Warung Bakso Sidomuncul.

"Saya berjualan bakso dengan menu yang umum saja. Ada bakso kuah, mie ayam dan mie pangsit," paparnya.

"Kalau yang paling banyak peminatnya, Alhamdulillah mie ayam saya kata pelanggan paling dicari," tutur lelaki yang juga menjadi anggota Paguyuban Masyarakat Solo Riau ini.

Diakuinya, dirinya belajar membuat bakso dari keluarga istrinya sendiri.

"Kebetulan, bapak mertua saya punya warung bakso, jadi saya belajar sama beliau," pungkasnya. (Mad)

Penulis: Syahrul
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help