TribunPekanbaru/

Dodo 15 Tahun Dorong Gerobak Sebelum Buka Warung Bakso Sendiri

"Saya jualan bakso dengan gerobak dorong selama 15 tahun di kawasan Mekar Sari, Lumba-lumba dan sekitarnya,"

Dodo 15 Tahun Dorong Gerobak Sebelum Buka Warung Bakso Sendiri
Tribupekanbaru/syahrul
Suasana warung bakso Asri Jaya milik Waluyo Widodo. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syahrul

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Waluyo Widodo (46) datang ke Pekanbaru pada 1989.

Hanya satu niat yang dia miliki, ingin membuka warung bakso miliknya sendiri.

Niat tersebut pelan-pelan dia kerjakan supaya menjadi kenyataan.

Selama kurun waktu 1989-1991 dia ikut bekerja di sebuah warung bakso di kota Pekanbaru.

Baca: Adopsi Nama Warung Bakso Terkenal di Purwodadi

Baca: Buka Mulai Pukul 3 Sore, Warung Ini Bisa Habiskan 10 Kg Bakso Sebelum Tengah Malam

Pada tahun 1992, lelaki yang akrab disapa Mas Dodo ini memulai usaha baksonya dengan cara berkeliling menggunakan gerobak dorong.

"Saya jualan bakso dengan gerobak dorong selama 15 tahun di kawasan Mekar Sari, Lumba-lumba dan sekitarnya," ungkap Dodo.

Pada tahun 2006, Dodo kemudian memutuskan untuk membuka warung bakso di Perumahan Pandau Blok B-10 dengan nama Bakso Asri Jaya.

Menariknya, selain melayani pembeli di warungnya, Dodo juga melayani pemesanan bakso di acara-acara tertentu.

Di kalangan pengusaha bakso di Kota Pekanbaru, Dodo pun dikenal sebagai pengusaha katering bakso dengan banyak pelanggan.

"Alhamdulillah, saat ini banyak dari pelanggan saya justru memesan bakso dengan cara katering," ungkapnya.

Di warungnya, Dodo melayani pelanggan sejak pukul 16.00 sampai tutup pukul 22.00 malam. "Dalam sehari, untuk di warung saja saya bisa habiskan sekitar 5-7 kilogram bakso," pungkasnya bangga. (*)

Penulis: Syahrul
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help