Kepulauan Meranti

Disperindagkop UKM Meranti: Pedagang Jangan Ragu Kembalikan Sarden Bercacing ke Distributor

Disperindagkop UKM Meranti mengimbau para pedagang tidak ragu mengembalikan ikan sarden yang dinyatakan bercacing oleh BPOM RI.

Disperindagkop UKM Meranti: Pedagang Jangan Ragu Kembalikan Sarden Bercacing ke Distributor
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru M Kashuri sedang memberikan keterangan kepada wartawan terkait penemuan cacing pada tiga produk ikan sarden cacing di Kantor BBPOM Kota Pekanbaru, Rabu (21/3/2018). Pihak BBPOM Pekanbaru telah melakukan pengamanan terhadap tiga produk sarden kaleng yang di dalamnya ditemukan cacing dan akan memberikan sanksi kepada importir produk sarden yang berasal dari luar negeri tersebut. (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir). 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG- Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau para pedagang untuk tidak ragu mengembalikan ikan sarden yang dinyatakan bercacing oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Selama ikan sarden kaleng tersebut belum kadaluarsa dan kemasannya tidak rusak saat dikembalikan, produk tersebut masih tanggung jawab sub distributor.

Baca: BREAKING NEWS: Polresta Pekanbaru Bekuk Pelempar Molotov, Ini Motif Pelaku

Lagipula para sub distributor sudah bersedia untuk menerima produk yang terlanjur sudah dibeli oelh para pedagang.

"Saat petugas Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Provinsi ke Meranti, mereka telah menandatangani surat pernyataan untuk menerima kembali produk mereka dan mereka diminta untuk kembalikan uang para pedagang," ujar ujar Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Armizar kepada tribunpekanbaru.com,  Jumat (30/3/2018).

Jika uang pedagang tidak dikembalikan, para pedagang akan rugi besar.

Baca: KPK Tetapkan 38 Mantan dan Anggota DPRD Sumut Terjerat Korupsi, Ini Kasus dan Deretan Namanya

Sebaliknya, distributor dan sub distributor tetap untung meskipun produk yang mereka jual bermasalah.

Sebab, para sub distributor bisa melakukan klaim kepada pihak distributor, selanjutnya distributor bisa mengklaim ke pihak produsen agar uang mereka kembali.

Baca: 25 Tahun Misi Rahasianya Terpendam, Inilah Sniper Terbaik Dunia Asal Indonesia, Bikin Kagum

"Terlebih pasca keluarnya rilis Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang menyatakan 27 merek produk ikan kaleng mengandung cacing, besar kemungkinan para pedagang kecil di Meranti akan rugi besar jika sub distributor tidak mengembalikan uang mereka," ujar Armizar.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help