Indragiri Hulu

Polisi Temukan Sejumlah Bukti Transfer Saat Penangkapan Bandar Narkoba Alex

Salah seorang saksi di persidangan saat penangkapan pihaknya tidak sempat menginterogasi Dedi dan Titi.

Polisi Temukan Sejumlah Bukti Transfer Saat Penangkapan Bandar Narkoba Alex
TribunPekanbaru/Bynton Simanungkalit
Dua orang saksi dari Polda Riau mengucapkan sumpah sebelum memberikan keterangan di hadapan persidangan tindak pidana kepemilikan narkoba dengan terdakwa gembong narkoba dari Pasir Penyu, Alexander alias Alex, Senin (27/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Pengadilan Negeri (PN) Rengat menggelar sidang terhadap dua orang terdakwa perkara narkoba, yakni Dedi (40) dan Kristian alias Titi (40) yang juga diketahui rekan Bandar Narkoba Alexander.

Sidang yang digelar pada Rabu (4/4/2018) siang itu menghadirkan tiga orang saksi Polisi yang melakukan penangkapan terhadap Alex dan dua rekannya.

Melalui pemeriksaan saksi dari Polisi diketahui keterlibatan dua orang rekan Alex.

Baca: Pelajar Diciduk Usai Posting Tawarkan Pengurusan SIM di Medsos, Ngakunya Cuma Iseng

Titi diamankan sesaat setelah mengantarkan Alex ke rumah kontrakannya di Dusun Air Molek I, Kelurahan Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu. Sementara Dedi diamankan di dalam rumah kontrakan bersama dengan Alex.

Menurut keterangan Bripka Marhengki, salah seorang saksi di persidangan saat penangkapan pihaknya tidak sempat menginterogasi Dedi dan Titi.

"Kami hanya berfokus pada penangkapan Alex, jadi kami tidak mendalami keterangan kedua terdakwa," kata Marhengki.

Di dalam rumah kontrakan itu, Marhengki menyebutkan pihaknya menemukan sejumlah barang bukti, yakni narkotika jenis shabu, ratusan pil ekstasi, handphone, dan juga senjata api di dalam tas yang disebut milik Alex.

Kemudian saat dilakukan pengembangan, Polisi bergerak menuju rumah Alex di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Pasir Penyu. Di dalam rumah itu, Marhengki menyebutkan sejumlah bukti transfer.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help