Supriyanto Mulai Usaha Warung Bakso dari Kaki Lima

Pada 2010, Supriyanto nekat membuka warung bakso pertamanya di bilangan Jalan Satria Kulim Kota Pekanbaru.

Supriyanto Mulai Usaha Warung Bakso dari Kaki Lima
TribunPekanbaru/Syahrul Ramadhan
Supriyanto (baju merah) berfoto dengan sejumlah pengurus Paguyuban Masyarakat Solo Riau (Pamor) di depan warung bakso miliknya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Siapa menyangka, usaha warung bakso milik Supriyanto (35) yang dimulai dari kaki lima bisa merambah ke sebuah ruko di Jalan Satria Kota Pekanbaru.

Supriyanto bercerita, awal berkecimpung di usaha bakso dimulai sejak 2004 silam. Awalnya, dia memulai dengan berjualan bakso menggunakan sepeda di lingkungan sekolah-sekolab selama lima tahun.

Pada 2010, Supriyanto nekat membuka warung bakso pertamanya di bilangan Jalan Satria Kulim Kota Pekanbaru.

"Dulu waktu masih kaki lima saya hanya jual menu mie ayam saja dari pagi sampai sore," kata Supriyanto.

"Tapi sekarang, sejak sudah di ruko saya tambah menu denhan bakso dan lain-lain juga," ungkapnya kemudian.

Dipaparkannya, saat ini dia buka warung bakso mulai dar jam 6.30 pagi sampai siang pukul 11.30 lalu beristirahat.

Sore harinya, sekitar pukil 16.30 dilanjut lagi berjualan hingga malam hari sekitar pukil 22.00 dan begitu seterusnya setiap hari.

"Alhamdulillah, saya bisa jual 5 kilogran bakso dan 20 kilogram mie ayam dalam sehari," jelas Supriyanto.

Hingga kini, Supriyanto berusaha membuat inovasi untuk mengembangkan warung baksonya tersebut.

Dia menyebut, akan membuka cabang dalam waktu dekat untuk memperluas jangkauan bisnisnya.

"Kalau sudah cukup modal dan persiapan, kita akan segera membuka cabang baru untuk melayani pembeli setia," pungkasnya. (Mad)

Tags
Bakso
Penulis: Syahrul
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help