Bengkalis

DNA Tiga Mayat yang Ditemukan di Teluk Rhu Akan Dicocokkan dengan Keluarga Korban 

Pihaknya menggandeng Interpol sebagai penghubung untuk berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia guna memastikan mayat.

DNA Tiga Mayat yang Ditemukan di Teluk Rhu Akan Dicocokkan dengan Keluarga Korban 
Tribupekanbaru/muhammadnatsir
Penemuan mayat di perairan Teluk Rhu Rupat Utara, Kamis (29/3) kemarin 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Dugaan tiga mayat yang ditemukan diperairan Desa Teluk Rhu beberapa hari lalu belum bisa dipastikan korban kecelakaan laut di perairan Malaysia. Hal ini diungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan kepada tribun, Rabu (4/4) Pagi saat dihubungi melalui seluler.

Menurut Kasatreskrim, pihaknya sampai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kemungkinan tersebut. Saat ini pihaknya sedang bekerjasama dengan rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk melakukan identifikasi DNA ketiga mayat yang ditemukan tanpa identitas tersebut.

"Dari DNA yang diambil ini nantinya kita mencoba untuk mencocokkan dengan DNA Keluarga korban yang ada di Malaysia. Namun ini belum pasti, harus kita pastikan terlebih dahulu hasil DNA Forensik," ungkap Andrie Setiawan.

Dalam melakukan koordinasi dengan kepolisian Malaysia untuk memastikan mayat ini, merupakan korban kecelakaan maut di Malaysia, pihaknya menggandeng Interpol sebagai penghubung. "Kita bekerjasama dengan pihak Interpol untuk berhubungan dengan kepolisian Malaysia," tandasnya.

Sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil DNA tersebut untuk kepastian keterkaitan mayat tersebut dengan korban kecelakaan maut di Malaysia. "Kita tunggu saja hasil DNA dari Forensik untuk memastikannya," tandasnya.

Seperti diketahui sepekan terakhir warga Rupat Utara telah menemukan mayat tanpa identitas. Penemuan pertama terjadi sejak Kamis Siang Pekan lalu, dimana penemuan mayat pertama di perairan Teluk Rhu kondisi sajad sudah tidak bisa dikenali, mayat ditemukan tanpa identitas dan hanya memakai pakaian dalam.

Kemudian beberapa jam setelah penemuan mayat, nelayan desa Teluk Rhu kembali menemukan mayat kedua dengan kondisi juga tidak dapat di kenali. Meskipun mayat kedua tanpa identitas namun saat ditemukan masih menggunakan pakaian lengkap, bahkan saat ditemukan terlihat menggunakan life jaket berlogo Malaysia.

Selang beberapa hari kemudian tepatnya Senin kemarin, warga Desa Teluk Rhu kembali menemukan mayat tanpa identitas. Kondisi ditemukan sama seperti jasad sebelumnya sudah tidak bisa dikenali.

Namun jasad ketiga yang ditemukan ini masih menggunakan pakaian lengkap, seperti pakaian pekerja. Selain itu di badan mayat juga ditemukan alat komunikasi handy talky (HT).

Ketiga jasad ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Guna melakukan pengambilan DNA mayat.

Informasi yang dirangkum tribunbengkalis.com sebuah kapal pengeruk pasir diperairan Muar Johor Malaysia terbalik dan tenggelam pada (21/3) Maret kemarin. Sebanyak sembilan orang awak kapal tersebut sampai saat ini masih dinyatakan hilang.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved