Pernyataan Suhardiman tentang Bank Riau Kepri Akan Bangkrut Ditampik OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, Kamis (5/4/2018) memenuhi panggilan komisi C DPRD Provinsi Riau

Pernyataan Suhardiman tentang Bank Riau Kepri Akan Bangkrut Ditampik OJK
Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, Kamis (5/4/2018) memenuhi panggilan komisi C DPRD Provinsi Riau membahas tentang kinerja Bank Riau Kepri yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah.

Dari pertemuan tersebut, anggota Komisi C DPRD Provinsi Riau, Suhardiman Amby berpendapat data dari Otoritas Jasa Keuangan tentang Bank Riau Kepri tumbuh sehat tidak benar.

Ia mengatakan berdasarkan kajian yang dilakukan DPRD Provinsi Riau, Bank Riau Kepri tidak ada pertumbuhan, tidak ada perimbangan.

Dikatakannya potensi kebangkrutan BRK sudah mencapai 90 persen. Dalam dua tahun kedepan, kalau tidak di perbaiki dari sekarang selama dua tahun itu perusahaan akan bangkrut.

Menanggapi pernyataan politisi tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Riau, Yusri, Sabtu (7/4) mengatakan data yang disampailan OJK merupakan data sebenarnya hasil penilaian day to day.

Berdasarkan data yang disampaikan OJK ke DPRD Provinsi Riau, Bank Riau Kepri dinilai pertumbuhannya sehat.

"Pernyataan yang disampaikan oleh anggota legislatif itu tentang besarnya potensi kebangkrutan Bank Riau Kepri sepenuhnya tidak benar. Karena berdasarkan data kami miliki tidak ada indikasi itu," tuturnya.

Ia mengatakan OJK dalam melakukan penilaian tidak pada poin-poin tertentu perusahaan perbankan, melainkan menilai secara keseluruhan perusahaan perbankan tersebut.

Yusri mengatakan saat pertemuan dilakukan pihak DPRD Provinsi Riau belum menjelaskan secara gamblang data yang dimilikinya, yang menyatakan potensi kebangkrutan Bank Riau Kepri.

"Kami yakin dan percaya terhadap data yang kami miliki. Data yang kami sampaikan didapatkan sesuai dengan apa yang menjadi tugas kami sebagai lembaga pengawas industri keuangan dan hasil survey dan penelitian," katanya.

Terkait data yang dimiliki DPRD Provinsi Riau, Yusri mengatakan silahkan saja DPRD Riau menilai atas data yang dimiliki.

"Kita sudah menyerahkan data terkait Bank Riau Kepri kepada legislatif dan silahkan jadi bahan penilaian," pungkasnya. (*)

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help