Pemko Terlambat Serahkan Laporan Keuangan ke BPK, Ayat: Kita Ingin LPKDnya Lengkap

Pemerintah Kota Pekanbaru terlambat dalam menyerahkan Laporan Keuangan tahun anggaran 2017 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Riau

Pemko Terlambat Serahkan Laporan Keuangan ke BPK, Ayat: Kita Ingin LPKDnya Lengkap
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru terlambat dalam menyerahkan Laporan Keuangan tahun anggaran 2017 ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Riau. Pemko baru menyerahkan laporan keuangannya Senin (9/4/2018).

Laporan keuangan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi kepada Kepala BPK Riau. Padahal, laporan keuangan tersebut seharusnya di serahkan tiga bulan setelah pelaksanaan anggaran berakhir atau paling lambat 31 Maret 2018.

Baca: Demi Bisa Ikut UNBK Puluhan Murid SMAN 2 Tebingtinggi Timur Rela Menginap di Hotel

"Memang laporan keuangan ini sedikit terlambat dari jadwalnya. Dimana seharunya kita serahkan pada tanggal 31 Maret lalu dan sekarang baru kita serahkan," kata Plt Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, kepada tribunpekanbaru.com Senin (9/4/2018).

Meski mengalami keterlambatan, namun Pemko Pekanbaru mengklaim keterlambatanya masih dalam batas toleransi. Sehingga tidak ada sanksi yang dijatuhkan oleh BPK kepada Pemko Pekanbaru. Apalagi menurut Ayat, masih ada beberapa Pemkab di Riau yang belum menyerahkan laporan keuanganya.

Baca: Nasib Aan, TKW Asal Karawang Terancam Hukuman Pancung di Abu Dhabi karena Dituduh Membunuh

"Ada beberapa daerah yang juga belum menyerahkan, jadi kita belum terlalu lama terlambatnya,"imbuhnya.

Ayat mengungkapkan, keterlambatan tersebut bukan disengaja untuk mengulur-ulur. Namun keterlambatan tersebut disebabkan karena OPD ingin menyajikan laporan keuangan secara lengkap. Sehingga prediket opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bisa kembali diraih oleh Pemko Pekanbaru.

Baca: Usia Sudah 45 Tahun, Yuni Shara Masih Cantik Saja, Ternyata Ini Rahasianya Bisa Awet Muda

"Kita ingi LKPD yang kita serahkan lengkap dan tidak ada keteteran perihar2laporan keuangan sehingga pengharagaan WTP bisa kita dapatkan lagi," tuturnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help