TribunPekanbaru/

Astra Agro Bagikan Dividen Tunai Rp 470 per Lembar Saham

PT Astra Agro Lestari Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Astra Agro Bagikan Dividen Tunai Rp 470 per Lembar Saham
infosawit.com
Ilustrasi 

Tribunpekanbaru.com, JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Selasa (10/4/2018). 

Sejumlah keputusan diambil dalam RUPST tersebut. 

Mulai dari menyetujui laporan tahunan, menyetujui penggunaan dana dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2017,  pergantian dewan komisaris,  pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan hingga pemaparan atas Laporan Realisasi Penggunaan Dana atas Hasil Penawaran Umum Terbatas. 

Baca: Kinerja Positif Selama 2017 Astra Agro Raih Pendapatan Bersih Rp 17,3 Triliun

Baca: Gunakan Bioavtur Berbasis Sawit, Gapki dan Lion Air Tandatangani Kesepakatan

Berikut ringkasan hasil RUPST yang tribunpekanbaru.com melalui siaran pers. 

1. Menyetujui Laporan Tahunan, termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2017.

2. Menyetujui penggunaan dana dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2017 sebesar Rp 2,01 triliun dengan alokasi sebagai berikut :
a. Pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp 470,- per lembar saham yang akan dibayarkan pada tanggal 9 Mei 2018. Dividen sebesar Rp 470,- per lembar saham tersebut telah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp 148,- per lembar saham yang telah dibayarkan pada tanggal 19 Oktober 2017.
b. Sisa laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan.
3. Pergantian Dewan Komisaris susunan pengurus yang baru sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Chiew Sin Cheok
Komisaris : Djony Bunarto Tjondro
Komisaris Independen : Sidharta Utama
Komisaris Independen : Angky Utarya Tisnadisastra

4. Pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk salah satu akuntan publik di Indonesia yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2018 dan menetapkan jumlah honorarium serta persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan kantor akuntan publik tersebut.

5. Pemaparan atas Laporan Realisasi Penggunaan Dana atas Hasil Penawaran Umum Terbatas sebesar Rp 4 triliun. Perolehan dana ini digunakan sepenuhnya digunakan untuk pelunasan sebagian pinjaman bank.(*)

Penulis: DodiSarjana
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help