Siak

Kadisdikbud Siak Apresiasi Lomba menulis 'Aku dan Bank Riaukepriku'

Lomba menulis 'Aku dan Bank Riaukepriku" menjadi perhatian pelajar/mahasiswa serta kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak,

Kadisdikbud Siak Apresiasi Lomba menulis 'Aku dan Bank Riaukepriku'
Tribupekanbaru/theorizky
Direktur Utama Bank Riau Kepri Irvandi Gustari bersama Pemimpin Redaksi Tribun Pekanbaru RHR Dodi Sarjana berbincang disela-sela launching sayembara menulis Aku dan Bank Riau Kepri ku di Kantor Tribun Pekanbaru, Senin (26/3/2018). Sayembara dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bank Riau Kepri ke 52 tahun 2018 tersebut merupakan kegiatan tahunan dan tahun ini telah memasuki tahun yang ketiga 

TRIBUNSIAK.COM, TRIBUN - Lomba menulis 'Aku dan Bank Riaukepriku" menjadi perhatian pelajar/mahasiswa serta kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak, H. Lukman, M.Pd. Banyak pelajar yang tertarik namun mengaku tidak percaya diri untuk mengirimkan tulisannya ke email panitia.

"Saya melihat brosurnya di Perpustakaan Daerah, terus saya foto. Saya tertantang untuk menulis tentang cerita menarik saya dengan Bank Riau Kepri. Tetapi belum dikirim karena belum Pede. Akan diedit lagi sampai enak dibaca orang lain," kata Indah, pelajar kelas X SMKN Pariwisata, Siak tersebut.

Baca: Diblokade Warga dan Polisi, Perampok Ini Nyungsep Masuk Parit, Uang 40 Juta Berserakan di Jalan

Dara yang mengaku hobi menulis itu memang sangat berminat menjadi penulis. Hanya saja, tempat penyaluran bakatnya selama ini belum ada. Sehingga banyak tulisannya hanya menjadi catatan harian untuk konsumsi pribadi saja.

"Karena ada lomba -lomba seperti di Tribun saya jadi ingin ikut. Mudah-mudahan tulisan saya selesai menjelang tenggat waktu habis," kata dia.

Baca: Bando Reklame Jalan Tak Berizin, Begini Respon Satpol PP Dumai

Lain Indah, lain pula Nadya. Pelajar kelas XI SMAN 2 Siak itu juga tertarik untuk menuliskan pengalaman menariknya menjadi nasabah Bank Riau Kepri. Selain menjadikan Bank Riau Kepri untuk menabung bagi dia, juga telah mengedukasinya mengenai dunia perbankan.

"Ingin sih nulis, tapi tidak yakin bisa menang. Karena belum cocok aja rasanya dibawa lomba. Ya, coba dulu, kalau bagus tulisannya ntar dikirim. Saratnya juga kan tidak banyak, tulisannya tinggal ngirim ke email kok," kata dia.

Ia sudah 2 kali melihat brosur lomba menulis 'Aku dan Riaukepriku" di sekolahnya. Pertama pada 2017. Waktu itu ia sudah menulis sedikit tentang cerita Bank Riau Kepri. Namun tidak sempat dikirim ke email panitia berhubung tulisan belum sempurna kala tenggat waktu habis.

Baca: UNBK Berjalan Lancar, Disdik Riau Langsung Tindak Lanjuti Setiap Laporan

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help