TribunPekanbaru/

Rokan Hulu

Anggota DPRD Rohul Desak Pemda Aktifkan Lagi KPAID yang Telah Vakum

Alpasirin mendesak pemerintah daerah untuk segera mengaktifkan kembali KPAID Rohul, ‎yang telah vakum.

Anggota DPRD Rohul Desak Pemda Aktifkan Lagi KPAID yang Telah Vakum
Internet
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunrohul.com, Donny Kusuma Putra

TRIBUNROHUL.COM, PASIRPANGARAIAN- Kasus pencabulan anak di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah sangat memprihatinkan.

Sebagian besar pelakunya merupakan orang terdekat korban.

Bukan hanya tetangga atau orang dikenal korban saja, bahkan ayah kandung dan ayah tiri tega berbuat senonoh terhadap putrinya.

‎Menanggapi maraknya kasus pencabulan anak di bawah umur, Ketua DPRD Kabupaten Rohul, Kelmi Amri SH, mengaku miris perkara pencabulan anak di bawah umur masih saja terjadi.

Baca: Berobat ke Dukun Buat Keharmonisan Keluarga, Wanita Ini Kaget Saat Bangun Sudah Tanpa Busana

"Peran tokoh menurut saya. Di lingkungan masing-masing melakukan pembinaan terhadap anak muda kita, makanya remaja masjid kita gerakkan‎ dan kegiatan positif lain seperti olahraga," katanya, Rabu (11/4/2018) pada tribunrohul.com.

Menurutnya, kegiatan positif dapat mengurangi angka kriminalitas atau kejahatan terjadi di lingkungan masyarakat, baik kasus pencabulan anak di bawah umur, pencurian, Narkoba dan lainnya, dan penegakan hukum tetap dilakukan.

Saat ditanya terkait vakumnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rohul, Kelmi mengaku keberadaan KPAID di daerah tidak lagi menjadi keharusan ada.

Namun, bila pemerintah daerah memandang KPAID diperlukan, maka DPRD Kabupaten Rohul akan selalu siap mendorong dan melakukan seleksi untuk perekrutan komisioner.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help