Padang

KORBAN Keracunan di Pasaman Terus Bertambah, Jumlahnya Mencapai 34 Orang

Total sebanyak 34 ASN di Dinas Kesehatan dan Pertanian Pasaman yang keracunan. saat ini korban dirawat di rumah sakit

KORBAN Keracunan di Pasaman Terus Bertambah, Jumlahnya Mencapai 34 Orang
istimewa
ilustrasi keracunan 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga menjadi korban keracunan makanan dan minuman saat mengikuti Diklat Prajabatan Golongan II dan III, terus bertambah.

Kasat Reskrim Polres Pasaman, Iptu Zulhendri mengatakan, hingga kini jumlah peserta Diklat Prajabatan yang berasal dari ASN di lingkungan Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian Pasaman itu bertambah menjadi 34 orang.

"Tadi sore memang delapan orang dan mereka sudah diperbolehkan pulang, tapi sebelum magrib tadi, ternyata korbannya bertambah. Hingga malam ini, laporan yang saya dapat ada 34 orang yang diduga keracunan," katanya saat dihubungi tribunpadang.com, Kamis malam.

Baca: Mengharukan,Usai Ijab Kabul Gadis Ini Pasrah Lihat Suaminya Digiring Petugas, Begini Reaksinya

Untuk gangguan yang mereka alami usai menyantap memakanan dan meminuman yang disediakan panitia Diklat Prajabatan, sama dengan korban sebelumnya, yaitu mual, muntah, pusing dan sakit perut.

"Saat ini, masih ada sebagian korban yang diobservasi oleh pihak RSUD LUbuk Sikaping di IGD rumah sakit. Sedangkan sebagiannya lagi, diperbolehkan pulang. Kalau gak salah, jumlah korban yang diobservasi itu tidak sampai 10 orang," ujarnya.

Baca: Gara-gara Pramugari Lalai, Maskapai Garuda Dituntut Penumpang Rp 11,25 Miliar

Sebelumnya, Kamis (12/4/2018) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, keracunan massal terjadi di sebuah hotel di Pasaman yang merupakan temnpat pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan II dan III yang diikuti oleh ASN dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Pasaman.

Diduga, keracunan massal itu disebabkan oleh makanan dan minuman yang disediakan panitia penyelenggara diklat. Namun untuk memastikan apakah makanan dan minuman itu mengandung bakteri yang menyebabkan keracunan, pihak kepolisian Polres Pasaman sudah mengambil sampel makanan dan minuman itu untuk diperiksa ke BPOM Padang.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help