Pelalawan

Lurah Minta Warga Waspada Pascaserangan Harimau, Tak Masuk Hutan Terlalu Dalam

Lurah Teluk Meranti, Mursyidin, menuturkan fakta-fakta serangan harimau pada sapi milik warga semakin menguat.

Lurah Minta Warga Waspada Pascaserangan Harimau, Tak Masuk Hutan Terlalu Dalam
Tribunpekanbaru/johanes
Tapak harimau yang ditemukan di belakang rumah warga Teluk Meranti 

Laporan Wartawan Tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, TELUK MERANTI- Pascaserangan harimau terhadap anak sapi milik warga Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Senin (9/4/2018) malam lalu, warga diminta waspada apabila beraktivitas di luar rumah.

Lurah Teluk Meranti, Mursyidin, menuturkan fakta-fakta serangan harimau pada sapi milik warga semakin menguat.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan mengurangi pekerjaan di kebun atau berdekatan dengan hutan.

Baca: MENYENTUH. . . Kisah Siswi MTs Ini Buat Air Mata Mengalir, Kenyang Adalah Sesuatu yang Mahal

Baca: Kecelakaan Mengerikan di Sungai Lipai, Warga Tutup Jalan Agar Bagian Tubuh Korban Tak Terlindas

Khususnya wilayah perlintasan Harimau Sumatera yang mendiami Hutan Suaka Margasatwa (HSM) Kerumutan.

"Kita minta supaya kalau mau ke hutan, jangan terlalu masuk ke dalam. Kalau pulang juga jangan terlalu malam dan pergi ke kebun jangan kepagian. Pastinya hari sudah terang," beber Mursyidin, kepada tribunpelalawan.com, Jumat (13/4/2018).

Dikatakannya, jika sewaktu-waktu melihat tapak mirip bekas kaki harimau, segera menjauh dari lokasi yang dimaksud.

Sebagian wilayah Teluk Meranti merupakan wilayah teritorial Si Belang.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved